Gunungkidul Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Rp700 Juta Disiapkan untuk Air Bersih
BPBD Gunungkidul mulai memetakan daerah rawan kekeringan di musim kemarau tahun ini. Anggaran Rp700 juta disiapkan untuk dropping air bersih.
BPBD Gunungkidul mulai memetakan daerah rawan kekeringan di musim kemarau tahun ini. Anggaran Rp700 juta disiapkan untuk dropping air bersih.
Sejumlah desa di Piyungan terancam mengalami kekeringan jika dalam waktu sebulan ke depan, daerah tersebut tidak diguyur hujan yang cukup. Oleh karena itu, sejumlah warga menyatakan akan meminta droping air ke Pemkab Bantul, jika dalam sebulan ke depan, sudah mengalami kekeringan.
Tiga kapanewon di Gunungkidul telah kehabisan anggaran dropping air bersih. Untuk penyaluran ke masyarakat, mereka meminta bantuan ke BPBD. Tiga kapanewon yang anggarannya telah habis tersebut beliputi Tanjungsari, Tepus dan Girisubo.
Yonif 403 Wirasada Pratista Yogyakarta melakukan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan air bersih kepada warga Dusun Glagah, Kemiri, Tanjungsari, Gunungkidul. Diharapkan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang kekurangan air bersih saat musim kemarau.
Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Kalidadap 1, Selopamioro, Imogiri mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama dua bulan terakhir. Sampai kini belum ada droping air dari Pemkab Bantul.
Sedikitnya 50 keluarga di Dusun Kalidadap 1, Selopamioro, Imogiri, Bantul, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama dua bulan terakhir. Sampai kini belum ada distribusi (droping) air dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.
Kepanewon Prambanan, Sleman, diklaim sudah terbebas dari bencana kekeringan. Pemenuhan kebutuhan air bersih selama musim kemarau di wilayah ini dilakukan dengan sistem penyediaan air minum masyarakat oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menyiagakan dua mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter, meskipun hingga kini belum ada permintaan droping air dari warga.
BPBD Gunungkidul mencatat sudah ada 15 kapanewon yang terdampak kekeringan. Meski terus meluas, dipastikan anggaran dropping air bersih yang dimiliki masih sangat mencukupi.
Sebanyak 751 tangki air bersih akan didistribusikan ke wilayah kekeringan di tiga kabupaten di DIY. Beberapa wilayah ini merupakan langganan kekeringan setiap tahun sehingga perlu mendapat penanganan jangka panjang.