3 Orang yang Dipidana karena Rusuh di Malioboro Masih Anak-Anak
Sebanyak empat orang dijerat pidana buntut krucuhan di Malioboro pada Kamis (8/10/2020). Di antaranya masih anak-anak sebanyak tiga orang karena belum genap 18 tahun.
Sebanyak empat orang dijerat pidana buntut krucuhan di Malioboro pada Kamis (8/10/2020). Di antaranya masih anak-anak sebanyak tiga orang karena belum genap 18 tahun.
Sebanyak 95 orang ditangkap jajaran Polresta Jogja pada Kamis (8/10/2020). Penangkapan kepada massa aksi penolak Omnibus Law Cipta Kerja merupakan buntut dari aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di gedung DPRD DIY dan di sejumlah titik yang ada di Malioboro hingga mengakibatkan sejumlah aparat maupun massa terluka. Dari 95 orang, empat orang dikenakan sanksi pidana.
Pemilik Legian Garden Restaurant yang terbakar di tengah aksi demonstrasi akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polda DIY pada Jumat (9/10/2020). Mereka berharap kasus ini segera dituntaskan oleh Polda DIY dan pelakunya lekas ditangkap.
Ada pemandangan tak biasa saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja yang berujung bentrok di Jogja pada Kamis (9/10/2020).
Puluhan orang ditangkap polisi seusai aksi demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Malioboro.
Polri mengimbau kepada wartawan agar selalu menunjukkan identitas lengkap ketika melakukan peliputan aksi.
Setelah dilanda kericuhan oleh demo penolakan Omnibus Law pada Kamis (8/10/2020), DPRD DIY sudah kembali beraktivitas normal sehari setelahnya. Kendati masih dihitung, total kerusakan di kompleks DPRD DIY diperkirakan tidak banyak.
Demo menolak Omnibus Law yang berujung ricuh di Gedung DPRD DIY dan mengakibatkan sejumlah kerusakan disayangkan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Pelaku kerusuhan yang sengaja didesan itu harus ditindak tegas karena menimbulkan kerusakan fasilitas publik.
Selain membawa isu nasional omnibus law, Aliansi Bantul Bergerak yang melakukan aksi di DPRD Bantul, Jumat (9/10/2020) juga menyoroti soal ekonomi kerakyatan yang memudar di Bantul.
Gelombang unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja atau omnibus law terus terjadi diberbagai daerah, termasuk di Bantul. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Bantul bergerak mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Jumat (9/10/2020).