Demam Berdarah di Sleman Capai 551 Kasus, Satu Penderita Meninggal Dunia
Jumlah demam berdarah dengue (DBD) di Sleman melonjak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat hingga bulan ini terdapat 551 kasus, satu penderita meninggal dunia.
Jumlah demam berdarah dengue (DBD) di Sleman melonjak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat hingga bulan ini terdapat 551 kasus, satu penderita meninggal dunia.
Kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Gunung Kidul meningkat memasuki musim kemarau 2019 ini.
Penelitian pengendalian demam berdarah dengue (DBD) oleh World Mosquito Program (WMP) Jogja berpotensi untuk mengendalikan kasus DBD. Hal tersebut diketahui dari hasil midterm studi implementasi teknologi Aedes aegypti berwolbachia untuk pengendalian DBD di Jogja.
Dinas Kesehatan Bantul mewaspadai adanya kecendrungan jumlah kasus demam berdarah dangue (DBD) meningkat dalam kurun lima tahun. Masyarakat diimbau untuk menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk, dan selalu memantau jentik.
Kasus dan kematian akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah DIY menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY. Hingga awal Mei ini jumlah warga yang terjangkit penyakit tersebut mencapai 1.291 orang.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Papua selama Januari hingga pekan ketiga Maret 2019 telah menangani 40 orang pasien penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Penyebab utama DBD adalah gigitan nyamuk Aedes aegypti yang menyerang pada siang atau sore hari pada manusia atau hewan yang secara klinis dinyatakan sakit kemudian menyebarkannya melalui gigitan.
Banyaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) akhir-akhir ini membuat komunitas peternak, pedagang, dan penghobi ikan cupang 'Patria Cupang Club Blitar' membagi-bagikan ribuan ikan cupang kepada warga Blitar di alun-alun kota. Diharapkan kan itu bisa membantu memberantas jentik nyamuk penyebab DBD.
Kasus demam berdarah di Kulonprogo sampai Februari 2019 cenderung meningkatkan bila dibandingkan data pada Februari 2018.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mencatat, hingga 14 Februari 2019 sudah ada 122 kasus Demam Berdarah (DBD) di wilayah Sleman. Dari jumlah tersebut, tidak ada yang meninggal dunia.