BPD Percaya Diri Tumbuhkan Kredit 12%
Bank BPD DIY optimistis pertumbuhan kredit pada 2020 akan lebih baik. Bank BPD DIY pun berani menetapkan target pertumbuhan kredit sebesar 12%.
Bank BPD DIY optimistis pertumbuhan kredit pada 2020 akan lebih baik. Bank BPD DIY pun berani menetapkan target pertumbuhan kredit sebesar 12%.
PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY akan mendapat suntikan modal secara berkala senilai Rp2,3 triliun hingga 2025 dari Pemerintah Daerah DIY. Upaya ini dapat mendorong perseroan tembus ke bank umum kelompok usaha (BUKU) III.
Bank BPD DIY bersama dengan BPJS Kesehatan menandatangani perjanjian kerja sama tentang fasilitas produk kredit talangan modal kerja yang dapat dimanfaatkan oleh rumah sakit atau fasilitas kesehatan (faskes) mitra BPJS di wilayah DIY.
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat/BM) tengah mengalami risiko likuiditas. Benarkah BM kurang modal? Bagaimana kiat untuk menyelamatkan bank tersebut?
BPD DIY membuka jaringan pelayanan di Malioboro yakni Kantor Kas Malioboro, Digital Lounge Malioboro, yang terletak di Jl. Malioboro No. 1 Gedongtengen, Jogja. Digital Lounge Malioboro ini untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga mempermudah layanan.
Bank Pembangunan Daerah (BPD) mencetak kinerja fungsi intermediasi yang cukup baik di tengah perlambatan penyaluran kredit industri yang hanya tumbuh 6,08% pada 2019. Sejak dua-tiga terakhir, BPD mengalami perubahan model bisnis yang besar.
Kondisi pasar modal Indonesia pada 2020 diprediksi akan membaik dan lebih jelas sehingga sangat prospektif untuk melakukan keputusan investasi.
Selama libur Natal dan Tahun Baru, perbankan DIY menarik uang sebesar Rp1,6 triliun. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan penarikan yang dilakukan pada Nataru tahun sebelumnya.
Pada transaksi 2020, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menargetkan peningkatan transaksi uang elektronik, e-money, mencapai 1,3 miliar.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY melihat Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) menghadapi banyak tantangan baik dari segi internal maupun eksternal. Karena itu daya saing BPR dan BPRS perlu terus didorong.