Indonesia Borong Tiga Gelar di AQUA SEA Badminton Final 2026
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Penyuluhan Tim Pengabdian UMY di Dusun Ngentak, Seloharjo, Pundong, Bantul./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Heri Akhmadi, dosen Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan kegiatan bertema Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Produk Olahan Cabai di Dusun Ngentak Desa Seloharjo Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul.
Pengabdian masyarakat ini diikuti 25 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Ngentak, Desa Seloharjo.
“Tujuan kami adalah merintis pengembangan produk olahan cabai sebagai upaya untuk mendukung keberlanjutan usaha dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Produk olahan cabai ini diharapkan dapat menjadi produk alternatif petani di saat harga cabai tidak menguntungkan sehingga pendapatan petani tetap terjamin,” kata Heri melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Rangkaian kegiatan ini dimulai dengan survei dan diskusi bersama Kepala Dusun Ngentak Suraya dan pengurus KWT Ivana Elitasari untuk menggali informasi dan aspirasi warga mengenai produk unggulan dusun. Kegiatan observasi dan koordinasi ini dilaksanakan beberapa kali sejak sebelum pandemi Covid-19 pada Januari 2020, dan terakhir pada Rabu, 29 Juli 2020 .
Selanjutnya pada Selasa, 11 Agustus 2020 dilaksanakan Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Bon Cabe. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah salah satu anggota KWT dan dihadiri oleh ibu-ibu PKK dan anggota KWT Dusun Ngentak. Pada kegiatan ini dipaparkan mengenai proses dan tahapan pengolahan cabai menjadi bon cabe. Pembicara pada penyuluhan dan pelatihan ini adalah Heri Akhmadi, dan Pujastuti S. Dyah, dari Fakultas Pertanian UMY. Kegiatan ini dihadiri oleh 23 orang. Latar belakang dari penyuluhan dan pelatihan ini adalah untuk memberikan alternatif pengolahan produk cabai di saat musim panen ketika harga jual cabai cenderung jatuh turun. Sementara petani tidak mempunyai alternatif olahan produk cabai.
“Pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah produk cabai diharapkan dapat menjadi alternatif untuk mengolah cabai menjadi produk yang lebih mempunyai nilai jual. Hal ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani atau kelompok wanita tani," ujar Heri. Pada kesempatan ini juga disampaikan materi (penyuluhan) mengenai pentingnya organisasi bagi kelompok wanita tani, dengan pembicara dosen Heri Akhmadi yang menyampaikan tentang urgensi kelompok wanita tani. Materi ini diberikan untuk memotivasi petani atau wanita tani untuk memperkuat organisasi dalam melakukan kegiatan.
“Bersamaan dengan kegiatan penyuluhan, dalam rangka mendukung keberlanjutan program kelompok wanita tani, diserahkan paket bantuan peralatan pembuatan bon cabe dan uang pembinaan kepada kelompok dari UMY kepada KWT Dusun Ngentak,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Suraya, Kepala Dusun Ngentak, mengaku sangat berterima kasih atas partisipasi UMY yang merumuskan produk alternatif olahan cabai. Sementara, Ivana dari KWT Dusun Ngentak mengatakan warga sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan dan pelatihan pembuatan bon cabe, sehingga semakin termotivasi untuk aktif dalam organisasi kelompok wanita tani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.