Indonesia Borong Tiga Gelar di AQUA SEA Badminton Final 2026
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Dua dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Bagus Sarnawa dan Tanto Lailam mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan kegiatan bertema Gampingan Sadar Hukum: Pemberdayaan Masyarakat RW 11 Kampung Gampingan dalam Mewujudkan Kampung Panca Tertib./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Dua dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Bagus Sarnawa dan Tanto Lailam mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan kegiatan bertema Gampingan Sadar Hukum: Pemberdayaan Masyarakat RW 11 Kampung Gampingan dalam Mewujudkan Kampung Panca Tertib.
PKM yang berlangsung di RW 11 Kampung Gampingan, Pakuncen Wirobrajan dari Juli sampai dengan Oktober 2020 ini diikuti 30 orang dari RW 11 dan Forum Komunikasi Panca Tertib (FKPT). Tujuan PKM kali ini adalah membangun kesadaran hukum dan kesadaran lingkungan masyarakat.
“Kegiatan ini juga bertujuan menciptakan Green Gampingan, khususnya RW 11, mewujudkan Kampung Gampingan yang sehat, sejuk, dan bersih,” kata Tanto melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Sebelum pengabdian, wilayah RW 11 Gampingan, terutama di pinggir Kaliwinongo, termasuk dalam wilayah kumuh dengan tumpukan sampah.
Pengabdian yang dilakukan oleh dosen FH UMY ini dilakukan dengan membangun kesadaran hukum dan kesadaran lingkungan, beberapa kegiatan yang dilakukan adalah melakukan penyuluhan hukum kepada masyarakat Gampingan. Pemahaman sadar lingkungan dilakukan dengan melaksanakan penyuluhan sadar lingkungan (suluh darling) oleh tim pengabdi dan kampanye melalui pemasangan reklame yang berisi imbauan-imbauan untuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan asri (Green Gampingan).
“Komitmen sadar lingkungan masyarakat Gampingan setelah memperoleh pemahaman hukum dan lingkungan sangatlah baik, hal ini ditandai dengan gerakan pemanfaatan lahan kotor atau kumuh menjadi lahan berdaya guna. Komitmen bersama dalam mewujudkan Green Gampingan dirangkai dalam komitmen sadar lingkungan, meliputi: sadar hukum (darkum) dan sadar lingkungan (darling), wujukan lingkungan sehat, bersih, dan asri; gotong royong menjaga kebersihan lingkungan; membuang sampah pada tempatnya; manfaatkan lahan untuk masyarakat mandiri; menghormati hak asasi orang lain atas udara yang segar dan lingkungan yang sehat dan asri; dan menaati aturan hukum dan amanah nilai Memayu Hayuning Bawana,” ucap Tanto.
Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh tim pengabdi dan masyarakat adalah memanfaatkan lahan kumuh menjadi lahan produktif dengan persetujuan masyarakat.
“Dalam pemanfaatan lahan oleh masyarakat, tim pengabdi memberikan fasilitasi berupa kolam ikan lele untuk budidaya ikan; bambu untuk tiang-tiang penyangga kolam lele sehingga kolam lele dapat berdiri tegak; bibit ikan lele dan bibit sayuran yang akan ditanam di lahan tersebut; media baliho untuk kampanye sadar hukum dan sadar lingkungan; kotak sampah; dan lainnya. Tim FH UMY juga mendirikan perpustakaan untuk peningkatan sadar hukum melalui literasi.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.