UMY Manfaatkan Limbah Tongkol Jagung untuk Produktivitas Ternak Sapi di Boyolali

Media Digital
Media Digital Minggu, 01 November 2020 14:27 WIB
UMY Manfaatkan Limbah Tongkol Jagung untuk Produktivitas Ternak Sapi di Boyolali

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMY di Dusun Pengkol, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah memanfaatkan limbah tongkol jagung untuk makanan ternak bernutrisi./Istimewa

Harianjogja.com, BOYOLALI—Harini Sosiati, dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mendorong kelompok tani Dusun Pengkol, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah memanfaatkan limbah tongkol jagung untuk makanan ternak bernutrisi.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Dusun Pengkol ini diikuti 12 orang dari Kelompok Tani Subur Makmur pada 12 September 2020.

“Tujuan kegiatan ini adalah memanfaatkan limbah tongkol jagung sebagai makanan ternak bernutrisi,” kata Harini yang menjadi Ketua PKM di Dusun Pengkol.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Harini Sosiati dan Ketua Kelompok Tani Subur Makmur, G. Bambang Pujiono. Kegiatan inti diawali dengan penghancuran limbah tongkol jagung menggunakan mesin penghancur yang dibuat oleh Tim Pengabdian Dosen Teknik Mesin UMY menjadi tepung yang halus.

Pembuatan makanan ternak bernutrisi berbahan utama tepung limbah tongkol jagung dilakukan di sekitar permukiman warga anggota Kelompok Tani Subur Makmur, Dusun Pengkol, Desa Ngleses. Komposisi pembuatan pakan ternak terdiri atas tepung limbah tongkol jagung 50%, dedak padi 45%, dan bahan tambahan (limbah kulit kedelai, ampas singkong dan garam) sebanyak 5%.

Setelah komposisi tercampur, dilanjutkan pemberian makan kepada hewan ternak sapi milik warga. Hasilnya, sapi mengonsumsi makanan ternak berbahan dasar limbah tongkol jagung dengan sangat lahab. Kemudian kegiatan diakhiri dengan penyerahan pakan ternak tambahan berupa dedak padi dan garam untuk menunjang nutrisi dari limbah tongkol jagung.

“Pemberian pakan ternak berbahan utama limbah tongkol jagung yang sudah dihaluskan dapat meningkatkan nafsu makan hewan ternak sapi. Perkembangan berat badan sapi juga sangat baik. Dua pekan pertama sapi yang mengonsumsi pakan ternak dari limbah tongkol jagung mengalami peningkatan berat badan sekitar 10-12 kg. Hingga empat pekan uji coba, penambahan berat badan mencapai sekitar 35 kg,” kata Suharyanto, peternak sapi setempat.

Bambang Pujiono, perwakilan kelompok Tani Subur Makmur berkata, “Terima kasih kepada Tim PKM UMY yang telah menyelenggarakan sosialisasi ini. Kegiatan sosialisasi sangat membantu kami untuk mengolah limbah tongkol jagung. Semoga dapat diadakan kembali kegiatan semacam ini untuk memajukan desa kami.”

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online