Suzuki XL7 Terbaru Resmi Meluncur di Indonesia
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Pemanfaatan Digital System untuk Pencatatan, Pelaporan dan Analisis IKP di RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang terdiri atas dr. Dirwan Suryo Soularto, SpF., MSc. (Ketua), dr. Ekorini Listiowati, MMR. (anggota) dan Dr. dr. Merita Arini, MMR (anggota), dosen Program Studi Pendidikan Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan mengadakan Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) bertema Pemanfaatan Digital System untuk Pencatatan, Pelaporan dan Analisis IKP di RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara.
Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) berlangsung di RS PKU Muhammadiyah Banjarneagara, 1 Maret sampai dengan 31 Juli 2021 dan melibatkan 20 orang anggota Tim Manajeman RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara yang terkait langsung dengan pelaporan insiden keselamatan pasien di rumah sakit.
“Luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah membangun suatu sistem informasi digital untuk pencatatan, pelaporan dan analisis Insiden Keselamatan Pasien agar dapat menjadi pembelajaran, analisis mutu dan keselamatan pasien bagi RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara,” kata Dirwan.
Tim Pengabdian Masyarakat UMY mengawali kegiatan dengan melakukan Focus Group Discussion yang dihadiri oleh manajemen RS PKU Muhammadiyah Banjarmegara dan Tim Pengembangan Sistem RS PKU Muhammadiyah Gamping sebagai inisiator pengambang sistem ini. Direktur RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara dr. Bugar Wijiseno, mendampingi proses kegiatan di seluruh pertemuan.
Disepakati untuk dilakukan upaya peningkatan pemahaman atas insiden yang harus dilaporkan, kemudian disusun alur bisnis sistem pelaporan yang akan dibangun serta pelatihan-pelatihan pendukung yang harus dilakukan. Sistem yang dikembangkan adalah pelaporan insiden yang diikuti dengan investigasi sederhana, pelaporan kegiatan surveilans yang dilakukan oleh Infection Prevention and Control Nurse (IPCN), pelaporan kejadian dan reaksi yang harus ada sesuai ketentuan akreditasi RS, dan pelaporan data operasi untuk analisis perbedaan diagnosis pre dan pasca operasi.
dr. Bugar Wijiswno, Direktur RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara, mengatakan dengan kegiatan pengabdian masyarakat dosen UMY ini sangat membantu sistem tata kelola rumah sakit dalam hal pelaporan insiden keselamatan pasien, yang mana sistem ini sangat membantu dalam proses pelaporan yang dulu dilakukan secara manual, bisa beralih secara digital sehingga proses pelaporan menjadi lebih cepat, terdata dengan baik, laporan dapat sesuai jadwal, dan kemungkinan berkas hilang semakin berkurang.
Sistem ini bermanfaat dan diperlukan untuk dokumentasi yang mudah, aman dan murah. Setiap pejabat struktural atau manajemen mempunyai hak akses yang berbeda, sehingga kerahasiaan insiden keselamatan pasien tetap terjaga namun tetap dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi RS.
Peran Pimpinan RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara sangat besar untuk mendorong pemanfaatan sistem ini, untuk pencatatan, pelaporan dan analisis IKP sehingga dapat digunakan sebagai pembelajaran bagi rumah sakit agar kejadian sejenis tidak terjadi lagi di unit yang sama atau unit lainnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
DKPP menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Anggota KPU RI Parsadaan Harahap terkait penggunaan helikopter saat pelantikan KPPS di Cianjur.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan penertiban gula rafinasi untuk melindungi petani tebu dan mempercepat target swasembada gula.
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi prihatin atas OTT Bupati Pemalang. Pemprov menunggu status hukum KPK sebelum menunjuk Plt bupati.
GoTo mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.