INNSiDE by Melia Yogyakarta Resmi Memulai Pembangunan Ballroom Baru
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Sosialisasi Trantibum di Gedung Madu Nusantara, Kamis (13/7/2023)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
JOGJA—Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Satpol PP DIY mengajak warga untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum), salah satunya melalui Jaga Warga.
Sekretaris Satpol PP DIY, Arief Rachman Hakim menyampaikan menjelang pemilu tahun depan, konflik antarwarga yang berbeda pandangan politiknya dapat terjadi. Untuk mengatasi konflik tersebut, menurut Arief, peran Jaga Warga sangat diperlukan.
"Jaga warga ini aset strategis dan mitra pemerintah. Personel Satpol PP, TNI/Polri kan terbatas, kita mengikut sertakan masyarakat dalam menjaga keamanan," katanya saat ditemui dalam sosialisasi Trantibum, di Gedung Madu Nusantara, Kamis (13/7/2023).
Acara ini terselenggara berkat dukungan Dana Keistimewaan DIY. Dia pun berharap peran aktif Jaga Warga dapat turut membantu menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di lingkungannya masing-masing. “Kami mengajak Jaga Warga menjadi ujung tombak pemerintah, bersama sama berpartisipasi menjaga keamanan, ketertiban di lingkungan masing-masing,” katanya.
BACA JUGA: Bawaslu Ingin Ada Opsi Penundaan Pilkada Serentak 2024
Lapisan masyarakat dalam sosialisasi tersebut, Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menilai ketenteraman dan ketertiban umum dalam masyarakat perlu dijaga seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Eko dengan adanya ketentraman dan ketertiban umum dalam masyarakat maka memungkinkan Pemda dan masyarakat dapat melakukan kegiatan dengan tentram, tertib, dan teratur.
Menurut Eko pengaturan tentang ketertiban umum diperlukan. Menurutnya, pengaturan tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dan mendukung penegakan ketentuan peraturan perundangundangan yang berkaitan dengan ketertiban umum serta menumbuhkan budaya tertib masyarakat dan penyelenggara pemerintah.
Menurut Eko, DIY sebagai kota tujuan wisata, pendidikan, dan tempat tinggal DIY memiliki peran penting untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. “Kami berkonsolidasi mensosialisasikan arti penting ketentraman dan ketertiban Pemilu kan peristiwa politik yang berlangsung setiap 5 tahun sekali, harapan kita pemilu besok berlangsung aman, nyaman dan damai,” katanya.
Untuk dapat mendukung penyelenggaraan pemilu tahun depan, Eko pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta menjaga ketentraman dan ketertiban umum. “Karena Jogja punya posisi tempat hunian yang nyaman, tempat belajar yang baik, tempat wisata yang nyaman, sehingga pemilu tidak boleh mengganggu ini. Kita harus punya komitmen untuk mewujudkan pemilu yang bermartabat dan berbudaya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 29 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Timnas basket Indonesia mengalahkan Singapura 80-54 di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Indonesia langsung memimpin Grup C.
BPN DIY memantau kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga almarhum Komaridin di Sleman dan telah menyerahkan warkah tanah kepada Polda DIY.
The Jakmania memboikot laga Persija vs Brisbane Roar karena kenaikan harga tiket. Persija mengalihkan tiket jatah suporter ke penjualan umum.