Literasi Didorong di Tengah Lonjakan Risiko Investasi
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.
Ilustrasi pengguna Life Media. - Ist.
JOGJA—Di tengah meningkatnya kebutuhan Internet di rumah, banyak masyarakat yang masih salah kaprah dalam memilih paket kecepatan. Akibatnya, biaya membengkak namun koneksi tidak optimal.
Peningkatan aktivitas digital, mulai dari sekolah daring, bekerja jarak jauh, hingga hiburan streaming, membuat koneksi internet menjadi kebutuhan utama. Namun, tidak semua pengguna menyadari jenis aktivitas dan jumlah perangkat di rumah sangat memengaruhi kebutuhan kecepatan Internet.
BACA JUGA: Ahli Gizi Sebut Anak Cacingan Butuh Asupan Seimbang
“Kalau hanya untuk browsing dan media sosial, kecepatan 30 mbps sudah cukup. Untuk streaming film, meeting online, atau gaming, kisaran 50–100 mbps lebih ideal. Sedangkan rumah dengan banyak perangkat aktif sekaligus sebaiknya memilih di atas 100 mbps,” kata Head of Marketing Life Media, Fauzan Thoriq, melalui keterangan tertulis, Jumat (19/9/2025).
Menurutnya, memilih paket yang tepat tidak hanya memberi kenyamanan, tapi juga menghindarkan pelanggan dari pengeluaran yang tidak perlu. Layanan internet berbasis fiber optik seperti yang disediakan Life Media menawarkan kecepatan hingga 200 mbps dengan koneksi stabil dan dukungan layanan pelanggan yang siap membantu. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.
Bermain game berlebihan dapat memicu gangguan tidur, mata lelah, hingga masalah kesehatan mental. Berikut 13 dampaknya.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.