Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Anggota DPRD DIY, R. Stevanus Christian Handoko (kanan) dan Kepala Diskominfo DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho (tengah), menjadi narasumber Podcast Srawung Digital: Srawung Sehat di Dunia Maya yang disiarkan di Youtube Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY dan Harian Jogja, Kamis (25/9/2025). – Harian Jogja/Lugas Subarkah
JOGJA—Dunia memasuki era banjir informasi. Melalui sosial media, berbagai macam informasi dari berbagai belahan dunia datang dengan mudah. Dalam kondisi ini, masyarakat harus lebih bijak menyaring informasi dan memanfaatkan digitalisasi untuk menjadi peluang.
Hal ini diperbincangkan dalam Podcast Srawung Digital: Srawung Sehat di Dunia Maya yang disiarkan di Youtube Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY dan Harian Jogja, Kamis (25/9). Anggota DPRD DIY, R. Stevanus Christian Handoko dan Kepala Diskominfo DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, menjadi narasumber dalam podcast ini.
“Sekarang kita bisa tahu apa yang terjadi di Jakarta dan bandung. Informasinya sangat deras. Untuk memilah ada keterbatasan, itu bisa mengganggu kesehatan mental pengguna sosial media,” ujar Stevanus.
Dia berharap masyarakat, terutama generasi muda, bisa lebih selektif dalam memilah informasi yang beredar. “Apa yang ada di media sosial tidak boleh dianggap 100 persen benar. Kita harus bisa menyaring informasi di sosial media,” katanya.
Wahyu Nugroho menuturkan deras informasi yang beredar seringkali lepas dari konteks. “Kita tidak tahu bagaimana kejadian sebenarnya dan apa yang melatarbelakanginya. Berdasarkan penelitian, lebih dari 50% pengguna media sosial hanya meneruskan informasi yang diterima tanpa ada proses penyaringan.
Untuk menangkal hoaks, Diskominfo DIY dan instansi pemerintahan lainnya memiliki konten klarifikasi. “Kami juga bekerja sama dengan komunitas misalnya Mafindo. Kami memiliki ada kanal memverifikasi disinformasi,” katanya.
BACA JUGA: Kasus Keracunan Meluas, BGN Tutup SPPG Melanggar SOP
Diskominfo DIY juga memiliki kegiatan Jogja Bijak Bermedsos dan Diseminasi Konten Positif. Dua program ini dijalankan setiap tahun. “Audiensnya macam-macam, ada pelajar, mahasiswa, sampai ibu-ibu dasawisma. Tidak semua lapisan bisa terliterasi, tapi mereka bisa getok tular ke teman-teman lainnya hasil dari mengikuti literasi digital itu,” paparnya.
Ia mendorong agar masyarakat saat ini juga bisa memanfaatkan perkembangan teknologi informasi sebagai peluang ekonomi. “Informasi juga punya peluang ekonomi. Salah satu KIM [kelompok informasi masyarakat] di Gunungkidul menggunakan akun media sosial untuk mendapatkan pemasukan,” katanya
Senada dengan hal tersebut, Stevanus juga menyampaikan di sektor ekonomi, tanpa transformasi digital, masyarakat akan sulit bersaing. Pemanfaatan big data dalam ranah ekonomi termasuk ekspor bisa memberi solusi pada persoalan yang dihadapi.
“Kemarin heboh dengan tarif yang diterapkan Trump, untuk ekspor barang kecil terlalu tinggi. Tapi kalau kita punya big data, informasi yang lebih akurat tentang pangsa pasar di luar kita tidak perlu pusing. Kita bisa beralih ke wilayah lain dengan produk seesuai. Itu yang harapan kami pemerintah hadir mengelola potensi yang kita miliki di-matchkan ke market yang ada,” ungkapnya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.