Pemkot Solo Promosikan Wisata ke Gunungkidul untuk Dongkrak Kunjungan
Pemkot Solo menggandeng Gunungkidul lewat Solo Travel Dialogue untuk memperkuat promosi dan meningkatkan kunjungan wisata.
Desaign Talk di PDIN Jogja pada Kamis (26/9/2025). Harian Jogja/Stefani Yulindriani
JOGJA—Pusat Desain Industri Kota Jogja (PDIN) menggelar diskusi terkait perkembangan desain industri di Kota Jogja dalam Design Talk bertajuk Creative Industry Ecosystem di PDIN Jogja, Jumat (26/9/2025). Dalam diskusi tersebut, PDIN Kota Jogja mendukung perkembangan industri kreatif di Jogja.
Direktur Jogja Festival, Dinda Intan Pramesti Putri, menilai perkembangan industri kreatif sangat pesat di tingkat global. Menurutnya, pelaku industri kreatif memerlukan kebijakan yang dapat mengakomodasi kebutuhan mereka.
“Kita butuh brainstorming yang tepat dengan pemerintah dan lembaga agar kita [pelaku industri kreatif] dapat berjejaring secara global,” katanya.
BACA JUGA: Kasus Keracunan MBG, Polri Turunkan Tim Bareskrim
Dia menuturkan keberadaan Jogja Festival sebagai wadah bagi pelaku industri kreatif di Jogja. Melalui Jogja Festival, menurutnya pelaku industri kreatif perlu diperhatikan perkembangannya karena menurutnya ada ribuan pelaku kreatif di Jogja.
Dia menyebut di Jogja memiliki berbagai festival yang menaungi para pelaku industri kreatif tersebut. Namun, menurutnya keberlanjutan festival tersebut perlu dibangun dengan jaringan yang kuat di lini nasional juga global.
“Di Jogja festival yang ada sudah terjaring lintas global,” katanya.
Namun menurutnya, selama ini belum banyak kebijakan yang bisa mendukung keberlangsungan dan perkembangan festival di Jogja. Dia pun menilai pemerintah perlu melirik kebijakan untuk memetakan jaringan festival yang ada untuk menjaga keberlangsungan dan perkembangan festival yang ada.
Padahal menurutnya pertumbuhan industri kreatif tersebut akan membawa pertumbuhan ekonomi di Jogja.
“Industri kreatif di Jogja seharusnya memberikan dampak ekonomi yang lebih besar di Jogja,” katanya.
Sementara Ketua Komisi B DPRD Kota Jogja, Muhammad Sofyan, mengaku ada banyak pelaku industri kreatif di Jogja. Dia pun mendukung kebijakan untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif di Kota Jogja. Sofyan mengaku pihaknya mendukung secara anggaran dan regulasi untuk pertumbuhan industri kreatif di Jogja.
“Kami akan mendukung perkembangannya agar industri kreatif di Jogja dapat berkembang ke nasional maupun internasional,” katanya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Solo menggandeng Gunungkidul lewat Solo Travel Dialogue untuk memperkuat promosi dan meningkatkan kunjungan wisata.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.