Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Gelaran Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora pada Jumat, 26 September 2025. /Istimewa.
BLORA—Gelaran Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora pada Jumat, 26 September 2025.
Pameran yang mengusung tema “Sesarengan Blora Berinovasi, Bangkitkan Asa untuk Membangun Jawa Tengah” ini, menampilkan ribuan hasil riset dan karya inovasi dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Ada berbagai macam kegiatan yang diselenggarakan dalam kegiatan yang berlangsung dari tanggal 24-28 September2025 itu, antara lain pameran inovasi dan teknologi, penyerahan penghargaan Kreativitas dan Inovasi (Krenova), kompetisi Inovasi Daerah Jawa Tengah (Idea Jateng), Festival Blora Inovasi, serta Blora Awards.
Selain itu, ada seminar nasional, klaster inovasi UMKM, senam massal OPD Blora, Car Free Day spektakuler, serta QRIS Fest Rp1 bersama Bank Jateng dan Bank Indonesia.
Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jateng juga menampilkan beberapa program inovatif yang sudah berjalan, seperti Kecamatan Berdaya, Kartu Zilenial Jateng, serta inovasi desa berbasis teknologi, seperti Fast Pyrolisis Gen 5 di Wonosobo yang bisa mengubah sampah plastik menjadi energi baru terbarukan.
Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan bahwa kegiatan ini memicu munculnya produk-produk inovatif yang dihasilkan oleh masyarakat, mulai dari teknologi, makanan, hasil perkebunan, dan lainnya.
“Harapannya, (pameran ini) akan menjadi terobosan dalam menciptakan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya.
Melalui acara ini, peluang bagi para pelaku UMKM yang ingin memperkenalkan produk-produknya pun semakin terbuka lebar. Gubernur menyampaikan, pemerintah juga memiliki kewajiban untuk mendorong dan mendukung pengembangan UMKM.
“UMKM harus naik kelas, dari mikro menjadi kecil, dari kecil menjadi menengah hingga nasional. Dengan inovasi dan dukungan kebijakan, UMKM akan menjadi kekuatan utama perekonomian Jawa Tengah,” tuturnya.
Ketika ekonomi kreatif berkembang, Gubernur mengatakan bahwa perekonomian Jawa Tengah akan semakin kuat, sekaligus memperluas peluang lapangan kerja baru.
“Saya percaya Jawa Tengah akan terus berkembang. Terbukti pertumbuhan ekonomi kita sudah mencapai 5,48 persen, lebih tinggi dari nasional. Kita harus terus bergerak maju,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Petugas SPPG Pundungrejo muntah setelah mencicipi ayam rempah. Distribusi MBG ditarik dan 94 siswa SD Negeri 2 Jati tak menerima.
Mendes PDT Yandri Susanto melaporkan 73 akun ke Bareskrim Polri terkait video AI deepfake yang menarasikan warung desa akan ditutup.
Prabowo menyebut motor listrik nasional sebagai contoh Indonesia Incorporated melalui kolaborasi swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.