Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Gelaran Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora pada Jumat, 26 September 2025. /Istimewa.
BLORA—Gelaran Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora pada Jumat, 26 September 2025.
Pameran yang mengusung tema “Sesarengan Blora Berinovasi, Bangkitkan Asa untuk Membangun Jawa Tengah” ini, menampilkan ribuan hasil riset dan karya inovasi dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Ada berbagai macam kegiatan yang diselenggarakan dalam kegiatan yang berlangsung dari tanggal 24-28 September2025 itu, antara lain pameran inovasi dan teknologi, penyerahan penghargaan Kreativitas dan Inovasi (Krenova), kompetisi Inovasi Daerah Jawa Tengah (Idea Jateng), Festival Blora Inovasi, serta Blora Awards.
Selain itu, ada seminar nasional, klaster inovasi UMKM, senam massal OPD Blora, Car Free Day spektakuler, serta QRIS Fest Rp1 bersama Bank Jateng dan Bank Indonesia.
Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jateng juga menampilkan beberapa program inovatif yang sudah berjalan, seperti Kecamatan Berdaya, Kartu Zilenial Jateng, serta inovasi desa berbasis teknologi, seperti Fast Pyrolisis Gen 5 di Wonosobo yang bisa mengubah sampah plastik menjadi energi baru terbarukan.
Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan bahwa kegiatan ini memicu munculnya produk-produk inovatif yang dihasilkan oleh masyarakat, mulai dari teknologi, makanan, hasil perkebunan, dan lainnya.
“Harapannya, (pameran ini) akan menjadi terobosan dalam menciptakan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya.
Melalui acara ini, peluang bagi para pelaku UMKM yang ingin memperkenalkan produk-produknya pun semakin terbuka lebar. Gubernur menyampaikan, pemerintah juga memiliki kewajiban untuk mendorong dan mendukung pengembangan UMKM.
“UMKM harus naik kelas, dari mikro menjadi kecil, dari kecil menjadi menengah hingga nasional. Dengan inovasi dan dukungan kebijakan, UMKM akan menjadi kekuatan utama perekonomian Jawa Tengah,” tuturnya.
Ketika ekonomi kreatif berkembang, Gubernur mengatakan bahwa perekonomian Jawa Tengah akan semakin kuat, sekaligus memperluas peluang lapangan kerja baru.
“Saya percaya Jawa Tengah akan terus berkembang. Terbukti pertumbuhan ekonomi kita sudah mencapai 5,48 persen, lebih tinggi dari nasional. Kita harus terus bergerak maju,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.