Ratusan Warga Nobar Moto3, Bupati Bangga Veda Finis 8 Besar

Media Digital
Media Digital Minggu, 31 Mei 2026 20:05 WIB
Ratusan Warga Nobar Moto3, Bupati Bangga Veda Finis 8 Besar

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih (dua kiri) didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono (dua kanan) berbincang bersama ayah Veda Ega, Sudarmono seusai gelaran nobar Moto3 di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Minggu (31/5/2026)./ Istimewa

GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar nonton bareng (nobar) balapan Moto3 Italia di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Minggu (31/5/2026), sebagai bentuk dukungan kepada pebalap muda asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama.

Ratusan warga memadati lokasi acara untuk memberikan dukungan kepada Veda yang berlaga di Sirkuit Mugello, Italia. Dalam balapan tersebut, pebalap berusia 17 tahun itu berhasil finis di posisi kedelapan setelah memulai lomba dari urutan ke-12.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengaku bersyukur atas pencapaian Veda yang mampu menembus 10 besar pada ajang balap motor dunia tersebut.

“Alhamdulillah, dengan pertarungan yang luar biasa dan membuat deg-degan, Veda masih mampu menduduki posisi 10 besar. Ini merupakan berkah yang luar biasa dan menjadi kebanggaan bagi kita semua,” kata Endah seusai nobar.

Menurut dia, penyelenggaraan nobar merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang ingin memberikan dukungan bersama kepada Veda selama menjalani kompetisi internasional.

Endah berharap dukungan masyarakat dapat menjadi motivasi tambahan bagi Veda untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Ia juga mengapresiasi peran keluarga Veda dalam mendukung karier sang pebalap hingga mampu bersaing di level internasional.

“Pemerintah daerah berterima kasih kepada keluarga, khususnya ayahandanya yang telah mendidik dan melahirkan putra daerah yang membanggakan Gunungkidul,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Endah mengungkapkan Pemkab Gunungkidul mulai mempertimbangkan pembangunan sirkuit balap sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet otomotif daerah.

Menurutnya, rencana tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut, termasuk terkait lokasi dan kemampuan anggaran daerah.

“Kami sudah mulai berpikir mengenai lokasi yang tepat dan kebutuhan anggarannya. Namun tentu harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah serta melalui kajian yang matang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan kegiatan nobar digelar secara gratis dan terbuka bagi masyarakat.

Menurut Hary, kegiatan tersebut telah memperoleh izin setelah Pemkab berkoordinasi dengan salah satu stasiun televisi pemegang hak siar Moto3.

“Agenda ini sekaligus untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat Gunungkidul yang usul ke Bu Bupati lewat layanan LaporBup,” kata Hary.

Ia menambahkan lokasi nobar memiliki kapasitas sekitar 500 orang. Selain masyarakat, jajaran Forkopimda Gunungkidul juga hadir untuk memberikan dukungan kepada Veda.

Dalam balapan di Mugello, Veda sempat menunjukkan performa impresif. Memasuki lima lap terakhir, ia berhasil naik ke posisi kedelapan dan bahkan sempat menembus posisi keempat saat tiga lap tersisa.

Namun persaingan ketat pada lap-lap akhir membuat Veda harus mengakhiri balapan di posisi kedelapan. Meski demikian, hasil tersebut menjadi salah satu capaian terbaik pebalap muda Indonesia di ajang Moto3 musim ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online