PDIP Kota Jogja Tanam 300 Pohon dan Gelar Simulasi Bencana
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Pamitan dan Peluk Haru Guru-Wisuda SD Keputran./ Ist
JOGJA-Sebanyak 84 siswa-siswi kelas VI SD Negeri Keputran "A" dinyatakan lulus. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) meraih peringkat terbaik ke-5 se-Kota Yogyakarta. Peringkat ini sama dengan tahun ajaran sebelumnya.
PLH Kepala Sekolah SD Negeri Keputran “A” Agung Tri Susilo Raharjo, Mpd mengatakan nilai TKA SD Negeri Keputran “A” adalah 76,28. “Kami bersyukur bisa mempertahankan peringkat. Ini pencapaian yang baik dan semoga tahun depan semakin baik lagi,” katanya ditemui seusai kegiatan .Penyerahan Kembali Siswa Kelas VI SD Negeri Keputran "A", Rabu (10/6/2026).
Agung mengatakan prestasi tersebut tidak lepas dari usaha para siswa, guru walikelas, dan juga walimurid. Dari para siswa, mereka rajin mengikuti kegiatan belajar tambahan yang dilaksanakan sampai sore. Para guru walikelas VI juga solid untuk mendorong siswanya giat belajar. “Mereka [walikelas] saling info apa saja yang kurang. Banyak cari soal-soal untuk dipelajari bersama dengan anak-anak,” kata Agung. Sementara dari walimurid juga banyak yang masih membekali anaknya dengan mendaftarkan di bimbingan belajar.
“Sejak kelas III SD, para guru sudah solid dan bahu-membahu mendorong siswa rajin belajar karena nilainya nanti digabung dari kelas bawah sampai kelas enam. Dari kelas bawah sudah menerapkan pembelajaran yang disiplin,” kata Agung.
Ia berharap prestasi SD Negeri Keputran “A” semakin ditingkatkan. “Kemungkinan kami akan bekerjasama dengan instansi lain seperti bimbel untuk menunjang belajar siswa,” tuturnya.
Sementara itu, Destiani selaku Ketua Panitia Penyerahan Kembali Siswa Kelas VI SD Negeri Keputran "A" mengucapkan terimakasih kepada seluruh guru yang telah membimbing para siswa selama enam tahun. “Terimakasih atas bimbingannya selama enam tahun ini. Mohon maaf atas kesalahan anak-anak kami selama belajar,” kata dia.
Dalam kegiatan itu juga diumumkan tiga nilai tertinggi setiap kelas. Kelas VI A peringkat 1 diraih oleh Farhat Akbar Wijaya (nilai 93.33), peringkat 2 Azzahra Izzati Fatina (nilai 92,22), dan peringkat 3 Davendra Ananta Prasetya (nilai 91,11) dan Azalea Milan Arindra (91,11).
Kelas VI B, peringkat 1 Abila Fakhra Hanasia (94,44), peringkat 2 Devina Aira Putri (88,89), dan peringkat 3 Agni Dewi Ageng Saraswati (87,78). Kelas VI C, peringkat 1 Rizqi Vania Shidqi (95,56), peringkat 2 Hasna Nabila (94,44), dan peringkat 3 Athaya Queen Salsabila (91,11) (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.