Fatma Jati Kirana dari MAN 5 Sleman Tembus Pasukan 8 Paskibraka DIY
Tahun ini, cerita tersebut menjadi bagian dari perjalanan Fatma Jati Kirana, siswi kelas XI D MAN 5 Sleman, yang terpilih sebagai anggota Pasukan 8 Paskibraka
n Fatma Jati Kirana, siswi kelas XI D MAN 5 Sleman, yang terpilih sebagai anggota Pasukan 8 Paskibraka Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026.
SLEMAN — Di balik tegaknya barisan dan kerapian seragam putih Paskibraka, ada perjuangan, disiplin, dan kebersamaan yang tak terlupakan. Tahun ini, cerita tersebut menjadi bagian dari perjalanan Fatma Jati Kirana, siswi kelas XI D MAN 5 Sleman, yang terpilih sebagai anggota Pasukan 8 Paskibraka Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026.
Kirana, begitu ia akrab disapa, menjadi satu-satunya perwakilan pelajar dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-DIY yang lolos seleksi Paskibraka tingkat provinsi tahun ini. Prestasi tersebut sekaligus melanjutkan tradisi MAN 5 Sleman. Tahun lalu, dua seniornya, Reigan dan Edwina, juga tercatat sebagai wakil tunggal MAN se-DIY di tingkat provinsi.
Perjalanan Kirana menuju panggung kehormatan tersebut tidak mudah. Seleksi dimulai dari tingkat madrasah, kemudian kabupaten, hingga tingkat provinsi DIY. Ia harus bersaing dengan ratusan kandidat terbaik dari berbagai daerah.
Setelah dinyatakan lolos, Kirana menjalani karantina selama 20 hari bersama 37 anggota lainnya. Selama masa pembinaan, mereka ditempa melalui berbagai kegiatan di tiga lokasi, yakni Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) DIY, Lapangan Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan, serta Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Bagi Kirana, berbagai tempaan fisik dan mental selama proses seleksi hingga karantina justru menjadi pengalaman berharga. Ia mengaku momen-momen menjelang penugasan menjadi salah satu bagian yang paling berkesan.
“Saat-saat akhir sebelum penugasan itu paling berkesan karena chemistry kami makin kuat. Momen makan bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X juga jadi kenangan yang tak terlupakan,” tutur Kirana.
Keberhasilan Kirana disambut haru dan bangga oleh keluarga besar MAN 5 Sleman. Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I., menyampaikan apresiasi atas konsistensi prestasi siswa madrasah tersebut.
“Kami sangat bangga. Keberhasilan Kirana melanjutkan tradisi ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan unggul di tingkat provinsi,” ujar Mucharom.
Gadis asal Kadisono, Tempel, Sleman, yang gemar berolahraga dan memasak itu menyimpan cita-cita besar. Pengalaman sebagai anggota Paskibraka menjadi modal berharga untuk mewujudkan mimpinya menjadi prajurit TNI Angkatan Udara (AU) atau pengusaha sukses.
Melalui ketekunan dan disiplin, Kirana membuktikan bahwa madrasah bukanlah batas untuk meraih prestasi. Dari lingkungan madrasah, ia mampu melangkah hingga ke tingkat provinsi dan menjadi bagian dari Pasukan 8 Paskibraka DIY 2026. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tahun ini, cerita tersebut menjadi bagian dari perjalanan Fatma Jati Kirana, siswi kelas XI D MAN 5 Sleman, yang terpilih sebagai anggota Pasukan 8 Paskibraka
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa NTT mencapai 91 jiwa dan 161.084 pengungsi hingga Minggu, 23 Agustus 2026.