BSI Perluas Akses Rumah Pekerja lewat Pembiayaan Syariah

Media Digital
Media Digital Kamis, 03 September 2026 18:17 WIB
BSI Perluas Akses Rumah Pekerja lewat Pembiayaan Syariah

Dari kanan ke kiri, Penyerahan dokumen akad pembiayaan BSI Griya MLT oleh Branch Manager BSI KCP Magelang Gatot Soebroto Dody Prastyo (kanan) kepada nasabah BPJS Danang Dwi Cahyadi dan didampingi Pemilik RS Lestari Raharja Magelang Drs. Eddy Sutrisno, M.Si., bersama Kepala bidang pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Magelang Indah Agustina (kiri)./Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA—PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperluas pilihan pembiayaan kepemilikan rumah bagi pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui skema syariah.

Langkah tersebut dilakukan lewat kerja sama BSI dan BPJS Ketenagakerjaan dalam penyaluran Manfaat Layanan Tambahan (MLT) perumahan. BSI menjadi salah satu bank penyalur MLT melalui produk BSI Griya MLT.

Program ini ditujukan bagi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, khususnya pekerja Penerima Upah (PU), yang membutuhkan akses pembiayaan untuk memiliki rumah.

Angsuran Tetap hingga 30 Tahun

Melalui BSI Griya MLT, peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat memperoleh pembiayaan kepemilikan rumah dengan prinsip syariah.

BSI menawarkan angsuran tetap hingga akhir masa pembiayaan dengan tenor hingga 30 tahun. Fasilitas tersebut diharapkan membantu pekerja mengatur pengeluaran rumah tangga secara lebih terukur sekaligus memberikan alternatif bagi peserta yang ingin memiliki hunian.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan.

“Sektor perumahan memiliki multiplier effect yang sangat besar terhadap berbagai industri turunan di Indonesia. Melalui kemitraan strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan, BSI hadir memberikan solusi nyata bagi para pekerja untuk memiliki hunian layak dengan prinsip syariah yang adil,” ujar Anggoro.

Menurut Anggoro, BSI Griya juga dikembangkan untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang menjadi salah satu kelompok dominan dalam portofolio pembiayaan rumah BSI.

Skema angsuran tetap dinilai dapat membantu nasabah menyusun perencanaan keuangan keluarga. Dengan pola tersebut, pekerja memiliki pilihan pembiayaan rumah yang dapat disesuaikan dengan perencanaan pengeluaran rumah tangga.

Pembiayaan BSI Tumbuh 14,60 Persen

Dari sisi kinerja, portofolio pembiayaan BSI Griya mencapai Rp60,80 triliun hingga Mei 2026.

Secara keseluruhan, pembiayaan BSI pada periode yang sama mencapai Rp335 triliun atau tumbuh 14,60% secara tahunan.

BSI juga membukukan laba bersih Rp3,39 triliun hingga Mei 2026. Angka tersebut tumbuh 16,73% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, rasio non-performing financing (NPF) gross tercatat 1,80%. Rasio tersebut membaik dibandingkan 1,88% pada Mei 2025.

BSI Griya MLT Diterapkan di Magelang

Program BSI Griya MLT telah diterapkan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan di sejumlah daerah, salah satunya Magelang.

Implementasi program tersebut ditandai dengan penyerahan dokumen akad pembiayaan BSI Griya MLT kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan, Danang Dwi Cahyadi.

Dokumen akad diserahkan Branch Manager BSI KCP Magelang Gatot Soebroto Dody Prastyo kepada Danang. Kegiatan tersebut turut didampingi Pemilik RS Lestari Raharja Magelang Eddy Sutrisno dan Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Magelang Indah Agustina.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan kehadiran BSI sebagai bank penyalur MLT menambah pilihan pembiayaan perumahan bagi peserta.

Menurut Saiful, kepemilikan rumah dapat menjadi bagian dari persiapan pekerja dalam memenuhi kebutuhan jangka panjang, termasuk ketika memasuki masa pensiun.

“Kolaborasi ini akan terus kami dorong untuk berkembang lebih lanjut, tidak hanya pada Manfaat Layanan Tambahan (MLT) perumahan, tetapi juga untuk memberdayakan para penerima manfaat atau ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Saiful.

Kerja sama BSI dan BPJS Ketenagakerjaan tersebut memperluas pilihan pembiayaan perumahan bagi pekerja yang memenuhi persyaratan program.

Pilihan tersebut mencakup pembiayaan berbasis prinsip syariah melalui BSI Griya MLT, dengan skema angsuran tetap hingga akhir masa pembiayaan dan tenor hingga 30 tahun. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online