Workshop Inovasi Pembelajaran STEAM, Tim JPMIPA USD Dampingi Guru SMA PL Sedayu
Ketua Tim Pengabdi USD, Haniek Sri Pratini, menjelaskan workshop tersebut bertujuan mengubah cara pandang terhadap sampah plastik di sekitar sekolah
Workshop Inovasi Pembelajaran STEAM, Tim JPMIPA USD Dampingi Guru SMA PL Sedayu./ Ist
BANTUL— Isu sampah plastik yang kian memprihatinkan di lingkungan sekolah mendorong akademisi Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) Universitas Sanata Dharma (USD) mengambil langkah nyata. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, tim USD mendampingi para guru SMA Pangudi Luhur (PL) Sedayu merancang pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) yang kontekstual, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti 13 guru dari berbagai mata pelajaran. Tim pengabdi USD merupakan kolaborasi lintas disiplin dan jenjang yang terdiri atas empat dosen dan tiga mahasiswa dari Program Studi S1 Pendidikan Matematika, S2 Pendidikan Matematika, dan S1 Pendidikan Fisika.
Ketua Tim Pengabdi USD, Haniek Sri Pratini, menjelaskan workshop tersebut bertujuan mengubah cara pandang terhadap sampah plastik di sekitar sekolah, dari sekadar limbah menjadi sarana belajar yang kaya akan konsep sains dan matematika.
“Kami ingin mendampingi para guru agar mampu merumuskan pembelajaran yang tidak hanya teoritis di dalam kelas, tetapi berakar langsung dari masalah nyata di sekitar siswa. Lewat pendekatan STEAM, sampah plastik yang ada di lingkungan sekolah diolah menjadi pemicu kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah,” ujarnya.
Rangkaian workshop dirancang secara terstruktur dan interaktif melalui empat sesi utama. Sesi pertama diawali dengan pemahaman mengenai konsep STEAM yang disampaikan Chatarina Enny Murwaningtyas. Selanjutnya, peserta diajak membedah persoalan sampah plastik di lingkungan sekolah bersama Dwi Nugraheni Rositawati untuk menemukan ide proyek yang relevan.
Sesi berikutnya diisi pemaparan strategi penerapan pembelajaran STEAM oleh Niluh Sulistyani. Setelah itu, para guru menyusun rancangan atau blueprint pembelajaran terintegrasi yang dipandu langsung Haniek Sri Pratini.
Koordinator Tim Guru SMA PL Sedayu, Ratna Siwi Widayanti, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, pendekatan lintas disiplin memberikan wawasan baru bagi para pendidik di sekolah.
“Workshop ini sangat membuka wawasan kami. Guru-guru dari berbagai mata pelajaran bisa saling berkolaborasi menyusun materi yang saling terhubung. Siswa tidak lagi belajar mata pelajaran secara terpisah, melainkan belajar menyelesaikan masalah nyata secara utuh,” ungkapnya.
Dalam sesi penyusunan blueprint, para guru membedah berbagai elemen penting, mulai dari perumusan driving question atau pertanyaan pemandu, penetapan tujuan belajar, integrasi elemen STEAM, desain aktivitas dan asesmen, hingga antisipasi kendala implementasi.
Dari diskusi kelompok tersebut lahir tiga rancangan proyek pembelajaran STEAM yang aplikatif dan inovatif. Ketiganya meliputi:
Sesi presentasi tiga kelompok diskusi yang diperkuat dengan masukan dari tim dosen USD semakin mempertegas kelayakan rancangan proyek tersebut untuk diterapkan di kelas.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan refleksi bersama. Kegiatan ini menandai komitmen antara USD dan SMA PL Sedayu untuk menghadirkan pendidikan yang inovatif, berdampak, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua Tim Pengabdi USD, Haniek Sri Pratini, menjelaskan workshop tersebut bertujuan mengubah cara pandang terhadap sampah plastik di sekitar sekolah
Kapal induk Giuseppe Garibaldi kini berada di Laut Arab menuju Indonesia dan dijadwalkan tiba 17 September sebelum berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Pemerintah menyiapkan Rp17 triliun untuk bansos beras bagi 33,2 juta keluarga miskin pada Oktober-Desember 2026.
Sebanyak 27 pendamping PKH diperiksa KPK di Kantor Dinsos Jateng. Kepala Dinsos Jateng menjelaskan pemeriksaan terkait kasus di Kemensos.
Wanita diduga mabuk mengamuk dan merusak gerobak penjual pukis di Babarsari, Sleman. Polisi mengamankan kedua pihak untuk mediasi.