Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango Kembangkan Wisata hingga Bisnis Produk Lokal
Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango di Sukabumi mengembangkan wisata alam, produk lokal, UMKM, dan pengelolaan lingkungan berbasis potensi desa.
Pengunjung memadati konser Veteran Cup Festival #HariRayaPataHati di halaman Stadion Mandala Krida, Jogja, Minggu (20/9/2026). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
JOGJA—Veteran Cup Festival (VCF) menutup rangkaian acaranya di Jogja melalui konser #HariRayaPataHati di halaman Stadion Mandala Krida, Jogja, Minggu (20/9). Konser tersebut menghadirkan sejumlah musisi dari berbagai generasi dengan konsep yang mengajak penonton menikmati suasana patah hati bersama.
Project Manager Veteran Cup Festival, Kenny Adji Pangestu, mengatakan antusiasme penonton pada gelaran kali ini cukup di luar perkiraan penyelenggara. Pasalnya, #HariRayaPataHati digelar bersamaan dengan sejumlah konser lain yang juga menyasar penonton di Jogja.
"Ini cukup tidak terduga. Ternyata masih cukup ramai. Walaupun kami dihimpit dua konser yang cukup besar dan terkenal di Jogja, ternyata masih banyak yang antusias datang," ujarnya.
Konsep #HariRayaPataHati dibuat untuk mengajak penonton menikmati suasana patah hati bersama. Mayoritas musisi yang tampil dikenal memiliki lagu-lagu yang lekat dengan tema percintaan dan patah hati.
Penonton juga diajak terlibat dalam sejumlah aktivitas selama konser, tidak sekadar menyaksikan penampilan musisi dari atas panggung. Kenny mengatakan keterlibatan audiens menjadi salah satu pembeda konsep tahun ini dibandingkan gelaran sebelumnya.
Rangkaian penampilan dimulai dari Our Story pada sore hari. Setelah itu, Parade Hujan tampil menemani penonton hingga memasuki waktu petang.
Pada malam hari, panggung dilanjutkan dengan penampilan Ari Lesmana dan Ucupop. Astrid kemudian tampil sebelum Yovie & Nuno, Juicy Luicy, dan Vierratale menutup rangkaian konser.
Veteran Cup Festival kali ini merupakan edisi ketiga tahun ini. Untuk agenda Jogja, penyelenggara memastikan #HariRayaPataHati menjadi gelaran terakhir sepanjang 2026.
Konser di halaman Stadion Mandala Krida tersebut menjadi penutup rangkaian Veteran Festival di Jogja tahun ini. Meski demikian, tim Veteran masih akan menggelar event lain di Purwokerto pada 30 Oktober mendatang.
Event tersebut mengusung tajuk Romansa Berpesta. Kenny mengatakan acara itu masih berada di bawah pengelolaan tim Veteran, meski bukan bagian dari agenda Veteran Cup Festival di Jogja.
Di sisi lain, Veteran Cup Festival menyiapkan konsep yang lebih besar untuk gelaran berikutnya. Project Manager Veteran Festival, Kenny Adji Pangestu, mengatakan penyelenggara masih mempersiapkan konsep dua panggung dengan durasi pertunjukan selama dua hari.
"Untuk tahun depan kami akan mencoba double stage. Rencananya dua hari dengan performance belasan," kata Kenny di Mandala Krida, Minggu.
Konsep Veteran Cup Festival untuk gelaran berikutnya masih akan dimatangkan, termasuk pemilihan venue dan jajaran musisi yang akan tampil. Penyelenggara mengisyaratkan skala acara akan diperbesar dengan format dua panggung dan dua hari pertunjukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango di Sukabumi mengembangkan wisata alam, produk lokal, UMKM, dan pengelolaan lingkungan berbasis potensi desa.
Disdikpora DIY meminta sekolah menangani kasus kekerasan sejak awal agar persoalan tidak meluas dan menjadi perhatian publik.
BUMD Kota Magelang didorong mengembangkan usaha, menggandeng UMKM dan anak muda, serta menciptakan sumber pendapatan baru.
Raperda KIP Jogja mengatur akses warga terhadap rencana proyek, perkiraan anggaran, kerja sama Pemkot, hingga pertimbangan keputusan pemerintah.
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Kasus stunting Jateng mencapai 178.600 anak. Wonosobo tertinggi secara persentase, sementara Tegal mencatat jumlah kasus terbanyak.