Ini Empat Indikator Kinerja yang Harus Dicapai Lurah Baru Bantul
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Pengunjung memadati konser Veteran Cup Festival #HariRayaPataHati di halaman Stadion Mandala Krida, Jogja, Minggu (20/9/2026). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
JOGJA—Veteran Cup Festival (VCF) menutup rangkaian acaranya di Jogja melalui konser #HariRayaPataHati di halaman Stadion Mandala Krida, Jogja, Minggu (20/9). Konser tersebut menghadirkan sejumlah musisi dari berbagai generasi dengan konsep yang mengajak penonton menikmati suasana patah hati bersama.
Project Manager Veteran Cup Festival, Kenny Adji Pangestu, mengatakan antusiasme penonton pada gelaran kali ini cukup di luar perkiraan penyelenggara. Pasalnya, #HariRayaPataHati digelar bersamaan dengan sejumlah konser lain yang juga menyasar penonton di Jogja.
"Ini cukup tidak terduga. Ternyata masih cukup ramai. Walaupun kami dihimpit dua konser yang cukup besar dan terkenal di Jogja, ternyata masih banyak yang antusias datang," ujarnya.
Konsep #HariRayaPataHati dibuat untuk mengajak penonton menikmati suasana patah hati bersama. Mayoritas musisi yang tampil dikenal memiliki lagu-lagu yang lekat dengan tema percintaan dan patah hati.
Penonton juga diajak terlibat dalam sejumlah aktivitas selama konser, tidak sekadar menyaksikan penampilan musisi dari atas panggung. Kenny mengatakan keterlibatan audiens menjadi salah satu pembeda konsep tahun ini dibandingkan gelaran sebelumnya.
Rangkaian penampilan dimulai dari Our Story pada sore hari. Setelah itu, Parade Hujan tampil menemani penonton hingga memasuki waktu petang.
Pada malam hari, panggung dilanjutkan dengan penampilan Ari Lesmana dan Ucupop. Astrid kemudian tampil sebelum Yovie & Nuno, Juicy Luicy, dan Vierratale menutup rangkaian konser.
Veteran Cup Festival kali ini merupakan edisi ketiga tahun ini. Untuk agenda Jogja, penyelenggara memastikan #HariRayaPataHati menjadi gelaran terakhir sepanjang 2026.
Konser di halaman Stadion Mandala Krida tersebut menjadi penutup rangkaian Veteran Festival di Jogja tahun ini. Meski demikian, tim Veteran masih akan menggelar event lain di Purwokerto pada 30 Oktober mendatang.
Event tersebut mengusung tajuk Romansa Berpesta. Kenny mengatakan acara itu masih berada di bawah pengelolaan tim Veteran, meski bukan bagian dari agenda Veteran Cup Festival di Jogja.
Di sisi lain, Veteran Cup Festival menyiapkan konsep yang lebih besar untuk gelaran berikutnya. Project Manager Veteran Festival, Kenny Adji Pangestu, mengatakan penyelenggara masih mempersiapkan konsep dua panggung dengan durasi pertunjukan selama dua hari.
"Untuk tahun depan kami akan mencoba double stage. Rencananya dua hari dengan performance belasan," kata Kenny di Mandala Krida, Minggu.
Konsep Veteran Cup Festival untuk gelaran berikutnya masih akan dimatangkan, termasuk pemilihan venue dan jajaran musisi yang akan tampil. Penyelenggara mengisyaratkan skala acara akan diperbesar dengan format dua panggung dan dua hari pertunjukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Polda Jateng menangkap I, terduga otak pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo yang merupakan mantan narapidana terorisme.
Pemkab Bantul menargetkan jabatan Kepala Disdikpora dan BPBD definitif terisi pada 2027 setelah mendapat izin seleksi dari BKN.
Marco Bezzecchi merebut pole position MotoGP Qatar 2026 setelah menjadi yang tercepat, disusul Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio.
Diet ekstrem tanpa protein cukup bisa mengurangi massa otot dan memperlambat metabolisme. Simak penjelasan dokter gizi.
KSAD Tandyo Budi Revita memimpin pemakaman Sertu Heri Prasetyo yang gugur dalam kecelakaan helikopter Mi-17 saat memadamkan karhutla.