Telkom Raih SOE In-House of The Year di ALB Indonesia Law Awards 2026
Telkom meraih dua penghargaan dalam ALB Indonesia Law Awards dan In-House Counsel Summit & Awards 2026 atas keunggulan fungsi legal serta inovasi digital melalu
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Bisnis Metranet Faisal Yusuf (kiri) dan Direktur Utama Jayantara Rakhmat Farunuddin (kanan), di Jakarta, beberapa waktu lalu.
JAKARTA—PT Metra-Net (Metranet), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di segmen solusi teknologi informasi antarbisnis (business-to-business/B2B) berbasis data besar (big data) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), menjalin kerja sama strategis dengan PT Jalin Mayantara Indonesia (Jayantara). Kolaborasi ini bertujuan memperluas pemanfaatan solusi digital di sektor pendidikan Indonesia.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, dan Direktur Utama Jayantara, Rakhmat Farunuddin, di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kolaborasi ini menjadi langkah kedua perusahaan dalam mengoptimalkan sinergi kapabilitas dan portofolio produk digital untuk mendukung transformasi digital yang lebih terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan. Metranet dan Jayantara memandang digitalisasi pendidikan tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi secara individual, tetapi juga keterhubungan berbagai proses dalam ekosistem pendidikan.
Integrasi tersebut mencakup berbagai aspek operasional dan pembelajaran, mulai dari penerimaan peserta didik, pengelolaan lembaga pendidikan, manajemen kehadiran, hingga penyelenggaraan pembelajaran digital. Keterhubungan ant proses tersebut diharapkan dapat mendukung layanan pendidikan yang lebih terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan menggabungkan kapabilitas dan portofolio masing-masing, kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengelolaan pendidikan.
Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, menyampaikan kolaborasi dengan Jayantara merupakan bagian dari komitmen Metranet untuk berkontribusi dalam mempercepat transformasi digital nasional, termasuk di sektor pendidikan.
“Sinergi bersama Jayantara memungkinkan kami membawa solusi digital yang lebih komprehensif, efisien, dan mudah diakses oleh berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Kami yakin portofolio ini dapat menjawab tantangan digitalisasi pendidikan secara berkelanjutan,” ujar Faisal.
Adapun portofolio solusi digital dalam kolaborasi ini mencakup lima layanan untuk mendukung kebutuhan institusi pendidikan. Pertama, SPMB Online yang mendukung proses penerimaan mahasiswa dan peserta didik baru secara daring dan terintegrasi.
Kedua, Posgram + ASIQ yang membantu operasional sekolah melalui sistem informasi manajemen terpadu. Ketiga, Masook Pendidikan yang mendukung presensi dan pengelolaan kehadiran digital berbasis biometrik.
Selanjutnya, tersedia SIMDIO sebagai Sistem Informasi Manajemen sekolah dan lembaga pendidikan. Adapun LMSDIO merupakan Learning Management System (LMS) yang mendukung kegiatan pembelajaran berbasis digital.
Portofolio tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari administrasi hingga proses pembelajaran. Pemanfaatan solusi digital sesuai kebutuhan masing-masing institusi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional sekaligus menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kolaborasi ini menjadi salah satu wujud upaya TelkomGroup mengoptimalkan sinergi antarentitas untuk menghadirkan solusi yang saling melengkapi dan menjawab kebutuhan pasar. Melalui kerja sama Metranet dan Jayantara, pengembangan portofolio digital di sektor pendidikan diharapkan dapat memperluas peluang bisnis sekaligus memperkuat kontribusi TelkomGroup dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkom meraih dua penghargaan dalam ALB Indonesia Law Awards dan In-House Counsel Summit & Awards 2026 atas keunggulan fungsi legal serta inovasi digital melalu
BPBD Bantul meminta FPRB di seluruh wilayah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi pancaroba dan potensi pohon tumbang akibat angin kencang.
Sebanyak 609 usaha homestay dan vila tercatat di Jogja. DPRD mendorong regulasi untuk memberi kepastian hukum dan mengatur potensi pajaknya.
Revitalisasi pasar di Sleman terkendala anggaran. Disperindag mengalokasikan sekitar Rp1,8 miliar untuk pemeliharaan 32 pasar pada 2026.
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Kulon Progo menargetkan TPT 1,90%-2,45% pada 2027 melalui pelatihan BLK, job fair, dan program padat karya.