Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan peringatan Hari Santri bukan sekadar momentum mengenang perjuangan ulama dan santri
Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY./ Ist
JOGJA - Langkah bersama warga masyarakat dalam upaya mitigasi bencana alam dengan bergotong royong di lingkungan masing-masing, menjadi modal sosial kuat dalam upaya kurangi potensi resiko bencana.
Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi aktif peran relawan juga seluruh elemen forum pengurangan resiko bencana yang siap bekerja.
"Terima kasih, kepada seluruh relawan, yang tergabung dalam Kalurahan Tangguh Bencana dan Kampung Tangguh Bencana. Semangat gotong royong bekerja bakti dengan sukarela telah membantu langkah mitigasi bencana di DI Yogyakarta, membantu masyarakat siap selamat saat terjadi bencana, apalagi sebentar lagi musim hujan, ada potensi hujan lebat dan angin kencang yang butuh diantisipasi. Kita harapkan Pemda DIY berikan perhatian bagi penanggulangan bencana, utamanya anggaran dan sarana prasarana," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY, Rabu, 10/9/2025.
Saat berdialog bersama warga Tegal Panggung Danurejan Yogyakarta, berkaitan dengan langkah mitigasi bencana, Eko Suwanto Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan memberikan dukungan atas upaya BPBD DIY dalam mengkampanyekan budaya sadar bencana untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.
BACA JUGA: Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini 11 September 2025, Berangkat dari Stasiun Palur
"DPRD DIY berkomitmen berikan dukungan penuh atas segala upaya mitigasi bencana, langkah peningkatan kesadaran dan kapasitas relawan untuk penanggulangan bencana sangat penting. Hadirnya partisipasi masyarakat jelas membantu meminimalkan dampak bencana," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY.
Dukungan termasuk dalam alokasikan penyediaan sarana dan prasarana guna mitigasi, kegiatan edukasi dan peningkatan kapasitas relawan.
Eko Suwanto percaya dengan menjalankan mitigasi yang tepat, relawan yang terlatih, koordinasikan yang baik antar pemangku kepentingan berkaitan dengan penanganan bencana dan partisipasi aktif masyarakat, warga Yogyakarta bisa selamat saat terjadi bencana.
"Kompetensi relawan, simulasi bencana rutin, partisipasi masyarakat penting difasilitasi BPBD DIY. Termasuk kebutuhan update pemetaan potensi resiko dan SDM yang dimiliki. Kita harapkan dengan adanya sosialisasi, edukasi kebencanaan, semua bisa selamat kala terjadi bencana, cepat bangkit kembali," kata Eko Suwanto
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan peringatan Hari Santri bukan sekadar momentum mengenang perjuangan ulama dan santri
Angin kencang menghambat pemadaman karhutla Gunung Lawu. Tim gabungan memperkuat sekat api untuk melindungi hutan dan objek wisata.
Pertamina Patra Niaga menyalurkan 285.000 liter air bersih bagi sekitar 7.000 KK di 16 desa di Klaten untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Hyundai menarik 94.622 mobil di AS karena risiko kebakaran dari motor kursi elektrik. Pemilik diminta parkir di luar hingga perbaikan tersedia.
Meta dijatuhi penalti US$25 miliar oleh pengadilan New Mexico terkait pelanggaran privasi data Facebook. Perusahaan berencana mengajukan banding.
Studi terhadap 425 remaja menemukan penggunaan HP setelah pukul 22.00 berkaitan dengan waktu tidur lebih larut dan durasi tidur lebih pendek.