Local to Viral, Budaya Lokal Didorong Jadi Pengalaman yang Menarik
Budaya lokal dinilai bisa menjadi pembeda kuat di tengah tren wisata dan pengalaman yang semakin seragam. Namun, agar mampu menarik perhatian generasi saat ini,
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengerahkan tim Dokter Spesialis Keliling (Speling) ke Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga yang terdampak paparan asap kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.
SURAKARTA — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengerahkan tim Dokter Spesialis Keliling (Speling) ke Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga yang terdampak paparan asap kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.
Layanan kesehatan tersebut difokuskan pada penanganan penyakit saluran pernapasan, mata, hingga THT (telinga, hidung, dan tenggorokan).
Berdasarkan pantauan layanan Speling di Kelurahan Mojosongo pada Sabtu (5/9/2026), sejumlah warga menjalani pemeriksaan kesehatan.
"Tadi ada beberapa yang konsultasi, mulai radang tenggorokan, batuk, dan sesak napas," kata Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Hartanto, di lokasi.
Ia menjelaskan, untuk penanganan jangka pendek terhadap masyarakat yang mengalami gejala respiratorik, seperti infeksi saluran pernapasan, pengobatan diberikan langsung di lokasi. Apabila gejala semakin berat, pasien akan segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, warga di sekitar TPA Putri Cempo juga diberikan edukasi mengenai penanganan sementara di rumah. Salah satunya terkait sirkulasi udara selama kebakaran masih berlangsung.
Warga disarankan menggunakan air purifier untuk menyaring udara. Jika tidak memiliki alat tersebut, warga dianjurkan menutup jendela agar asap atau debu tidak masuk ke dalam rumah.
"Solusi kedua ketika keluar rumah maupun di dalam rumah juga memakai masker medis," jelasnya.
Warga Kelurahan Mojosongo, Fitri, mengatakan gejala batuk, pilek, dan sesak napas mulai dialami warga sejak Jumat (4/9/2026), atau pada hari kedua kebakaran. Sesak napas, menurut dia, banyak dialami lansia maupun warga yang memiliki penyakit bawaan.
Ia sendiri juga mengalami gejala batuk dan pilek, begitu pula anaknya yang masih balita.
Fitri berterima kasih karena pemerintah telah menerjunkan tim Dokter Spesialis Keliling (Speling) untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga. Menurut dia, layanan tersebut sangat membantu mengingat kebakaran di TPA Putri Cempo masih belum benar-benar padam.
Hal senada diungkapkan Sunarni. Menurut dia, dampak kesehatan yang mulai dirasakan warga antara lain sesak napas, terutama pada warga yang memiliki penyakit pernapasan dan lansia.
Ia berharap pengelolaan sampah di TPA Putri Cempo ke depan dapat dilakukan dengan lebih baik sehingga kejadian kebakaran tidak terulang.
"Harapannya mudah-mudahan tahun depan tidak begini lagi, pengelolaan sampah juga lebih baik," jelasnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, setelah meninjau TPA Putri Cempo, juga mengecek langsung layanan Speling di sekitar lokasi. Ia meminta para dokter dari RSUD Dr. Moewardi Surakarta memfokuskan pemeriksaan pada kesehatan paru-paru dan saluran pernapasan.
"Fokuskan pemeriksaan pada paru dan pernapasan, pastikan semua masyarakat terlayani dengan baik," kata Ahmad Luthfi kepada petugas yang sedang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga.
Luthfi menjelaskan, perlindungan terhadap warga menjadi salah satu prioritas dalam penanganan kebakaran TPA Putri Cempo. Layanan Speling dari RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan RSJD Arif Zainuddin Surakarta telah dikerahkan.
Selain itu, petugas kesehatan juga disiagakan di sekitar lokasi TPA Putri Cempo selama 24 jam.
"Speling kita sudah turun. Kementerian Lingkungan Hidup juga sudah menurunkan mobil untuk pengecekan kualitas udara. Kami tidak ingin implikasi daripada kebakaran ini berdampak kepada masyarakat di sekitarnya," katanya usai mengecek lokasi kebakaran TPA Putri Cempo. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budaya lokal dinilai bisa menjadi pembeda kuat di tengah tren wisata dan pengalaman yang semakin seragam. Namun, agar mampu menarik perhatian generasi saat ini,
Port USB-C HP rusak? Kenali penyebab, cara mengecek, biaya perbaikan, hingga kapan komponen tersebut perlu diganti agar tidak salah mengambil keputusan.
DPRD Bantul mendorong pelajar bijak bermedia sosial sekaligus produktif di ruang digital. Program kecakapan digital menyasar hampir 20 sekolah.
Riset World Giving Report 2026 mengungkap Rumania menjadi salah satu negara paling dermawan di Uni Eropa. Simak temuan CAF soal donasi masyarakat Eropa.
Budaya lokal dinilai bisa menjadi pembeda kuat di tengah tren wisata dan pengalaman yang semakin seragam. Namun, agar mampu menarik perhatian generasi saat ini,
Fenomena lava fountain di Gunung Anak Krakatau muncul akibat tekanan gas tinggi dalam magma. Simak penjelasan ilmiah, proses terbentuk, dan dampaknya.