Panen Raya Jagung, Imigrasi DIY Cegah TPPO Lewat Program Pemberdayaan Masyarakat
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI menggelar panen raya jagung di Desa Binaan Imigrasi di Semin
Pelatihan perbanyakan ulat sutera kepada kelompok usaha JAMTRA MAS melalui kegiatan pengabdian masyarakat UMY yang dipimpin oleh Dina Wahyu Trisnawati dan Ihsan Nurkomar, Kamis (30/7/2020)./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Departemen Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan pelatihan perbanyakan ulat sutera kepada kelompok usaha JAMTRA MAS melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Dina Wahyu Trisnawati dan Ihsan Nurkomar, Kamis (30/7/2020).
Kelompok JAMTRA MAS adalah kelompok usaha yang memproduksi kain sutera dari ulat Samia cynthia.
“Selama ini perbanyakan ulat dilakukan dengan pemberian pakan alami. Sebagai upaya peningkatan keefektifan perbanyakan serangga, kami memberikan pelatihan pembuatan pakan buatan agar penyediaan pakan bagi ulat tidak menjadi kendala. Harapannya pakan ini dapat digunakan sebagai pakan pengganti,” ujar Ihsan, anggota pelaksana pengabdian.
Pada kegiatan ini, para peserta juga diberi pelatihan mengenai cara perbanyakan serangga yang sesuai dengan bioekologi serangga. Hal itu mencakup cara menyediakan tempat, perawatan, dan manajemen populasi serangga.
Selain itu, Dina juga mengharapkan peserta mendapat transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam bidang industri. Sudah saatnya masyarakat mengetahui dan memahami pentingnya ilmu pengetahuan dalam menunjang kehidupan sehari-hari.
“Kami menyambut gembira kegiatan pelatihan ini. Karena selama ini kami melakukan perbanyakan ulat dengan pengetahuan yang terbatas. Kami pun yakin usaha yang kami lakukan akan berkembang karena ada banyak hal lain yang dapat kami gali dan kembangkan lebih jauh secara bersama-sama,” tutur Yunianto Hargo Nugroho, Ketua Kelompok Usaha JAMTRA MAS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI menggelar panen raya jagung di Desa Binaan Imigrasi di Semin
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Rusia memperingatkan NATO bahwa aktivitas militer di sekitar Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.