UMY Kenalkan Membaca Ekstensif untuk Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Dosen STTKD

Media Digital
Media Digital Senin, 17 Agustus 2020 22:07 WIB
UMY Kenalkan Membaca Ekstensif untuk Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Dosen STTKD

Pelatihan membaca ekstentif oleh UMY kepada dosen STTKD beberapa waktu lalu./Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL—Dua dosen Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Pendidikan Bahasa (FPB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Evi Puspitasari dan Maryam Sorohiti, mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMY dengan pengenalan membaca ekstensif melalui permainan papan Zango Bingo di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD).

Pelatihan membaca ekstensif itu diikuti 20 orang di STTKD, Sewon, Bantul, belum lama ini. “Membaca ekstensif menjadi referensi mengajar dan belajar bahasa Inggris,” ujar Evi melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

“Kegiatan diawali dengan observasi lapangan untuk mengetahui kebutuhan mitra. Dari observasi tersebut ditemui masalah kurangnya referensi mengajar bahasa Inggris pada dosen Bahasa Inggris dan cara meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk dosen non-bahasa Inggris di STTKD.”

Kemudian, tim program kemitraan membuat desain treatment untuk mengatasi masalah tersebut. Treatment pertama adalah pengenalan membaca ekstensif melalui pemaparan tim program kemitraan. Setelah pemaparan selesai, tim membagikan buku cerita kepada peserta. Di pertemuan berikutnya, setelah selesai membaca buku, peserta melakukan uji coba permainan papan Zango Bingo. Tahap terakhir dari kegiatan ini adalah evaluasi yang dilakukan melalui kuesioner dan wawancara pada peserta program.

“Program kegiatan mendapatkan tanggapan positif dari peserta. Hal tersebut terlihat dari antusiasme peserta saat mengikuti kegiatan. Mereka sangat aktif bertanya dan manjawab pertanyaan pada hari pertama. Hal tersebut juga terlihat saat peserta melakukan kegiatan permainan Zango Bingo di hari kedua. Secara administrasi, respon positif pun juga terlihat dari umpan balik yang peserta berikan secara tertulis,” ucap Evi.

Menurut dia, kemitraan masyarakat yang di lakukan di STTKD ini bisa dikatakan berhasil. Dosen non-bahasa Inggris sangat antusias belajar bahasa Inggris menggunakan permainan papan Zango Bingo. Para dosen merasa membaca yang selama ini dianggap membosankan bisa menjadi kegaitan yang menyenangkan. Selain meningkatkan kemampuan membaca, permainan tersebut merupakan cara menarik untuk meningkatkan ketrampilan Bahasa Inggris mereka.

“Sedangkan untuk dosen Bahasa Inggris, melalui kegiatan ini, mereka jadi tahu lebih dalam tentang membaca ekstensif dan manfaatnya dalam pengajaran membaca. Mereka pun berencana menggunakan permainan Zango Bingo untuk mengajar mahasiswa di kelas setelah pandemi Covid-19 berakhir,” ujar Evi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online