Indonesia Borong Tiga Gelar di AQUA SEA Badminton Final 2026
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Diversifikasi Kerajinan Tangan Bernilai Ekonomis Berbasis Sampah Rumah Tangga di Kelompok Ibu PKK Dusun Sumber Kidul yang berlangsung pada 15 dan 16 Agustus 2020 dan diikuti 34 peserta./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Anggota PKK Dusun Sumber Kidul, Desa Kalitirto, Kecamatan Berbah, Sleman, mendapat tambahan kemampuan yang penting. Anggota yang semula hanya bisa membuat bunga plastik dan piring plastik kini bisa menghasilkan keranjang mineral dan hiasan dinding yang inovatif, variatif dan memiliki nilai jual yang tinggi.
Keberhasilan itu berkat Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang diinisiasi Fadia Fitriyanti, dosen Hukum UMY. Fadia mengisi PKM dengan tema Diversifikasi Kerajinan Tangan Bernilai Ekonomis Berbasis Sampah Rumah Tangga di Kelompok Ibu PKK Dusun Sumber Kidul.
Kegiatan berlangsung selama dua hari pada 15 dan 16 Agustus 2020 dan diikuti 34 peserta.
“Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberdayakan mitra yaitu Dusun Sumber Kidul agar menjadi dusun yang mandiri dan dapat meningkatkan kreativitas pengelolahan sampah rumah tangga menjadi berbagai macam produk kerajinan tangan dan dapat menghasilkan barang yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Dusun Sumber Kidul,” kata Fadia melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Pelatihan pada Sabtu (15/8/2020) dan Minggu (16/8/2020) itu berlangsung dari pukul 13.00 sampai dengan 17.00 WIB.
“Pelatihan dibagi dua sesi, sesi pertama pendampingan pembuatan keranjang air mineral dan sesi kedua pembuatan kerajinan hiasan dinding. Pelatihan dan pendampingan dipandu oleh narasumber yakni pengelola bank sampah Gemah Ripah, Lastri dan Siwi Utami,” ujar Fadia.
Menurut dia, pelatihan dikembangkan dengan metode yang lebih sederhana, yaitu sarasehan dan diskusi informal sehingga masyarakat tidak terlalu berat dalam menerima materi-materi pelatihan. Metode pelatihan dengan diskusi informal bertujuan untuk mendorong partisipasi dan perhatian peserta yang lebih intens.
Sebelum pembuatan kerajinan sampah kreatif dimulai, Tim Pengabdian PKM UMY menyelenggarakan pre-test yang terdiri dari beberapa pertanyaan.
“Pre-test ini diperlukan untuk mengetahui kemampuan awal peserta sebagai petunjuk dalam penyiapan pembuatan kerajinan tangan sekaligus menjadi data dalam mengukur kemajuan yang dicapai peserta terkait pemahaman diversifikasi pembuatan kerajinan air mineral dan hiasan dinding,” ucap Fadia.
Pelatih menjelaskan cara-cara pembuatan kerajinan sampah terlebih dahulu. “Anggota kelompok PKK sangat antusias dan terampil dalam membuat kerajinan sampah kreatif. Mereka membuat keranjang air mineral dan membuat hiasan dinding yang sangat indah. Tim Pelaksana Pengabdian PKM juga ikut serta dalam proses pembuatan kerajinan sampah kreatif bersama anggota kelompok PKK sehingga program dapat berjalan baik dan lancar. Kegiatan ini berjalan baik karena bisa melakukan daur ulang terhadap sampah rumah tangga yang biasanya hanya sekali terpakai,” kata Fadia.
Dia mengatakan peserta sudah dapat memahami dan menguasai mengenai diversifikasi pembuatan kerajinan air mineral dan hiasan dinding.
“Peningkatan pemahaman cara membuat keranjang air mineral sebesar 59%-73% sedangkan pemahaman cara pembuatan hiasan dinding meningkat sebesar 61%-64%,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.