Disnakertrans DIY Dorong Penyandang Disabilitas Naik Kelas
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Penerapan Teknologi Mesin Granulator Inovatif Pembuat Kompos Granul Untuk Meningkatkan Produktivitas Usaha Kelompok Tani Dusun Karangwuni di Massa Pandemi Covid-19./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Ir. Rinasa Agistya Anugrah, S.Pd., M.Eng., dosen Teknologi Mesin Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menginisiasi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Penerapan Teknologi Mesin Granulator Inovatif Pembuat Kompos Granul Untuk Meningkatkan Produktivitas Usaha Kelompok Tani Dusun Karangwuni di Massa Pandemi Covid-19.
PKM berlangsung di Dusun Karangwuni, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman Tanggal 12 Juli 2021 dan diikuti tujuh perwakilan Kelompok Tani Tunas Maju. Peserta hanya perwakilan karena masih dalam masa PPKM Darurat.
“Tujuan kami adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi Kelompok Tani Tunas Maju dalam hal pembuatan kompos granul dan menghibahkan alat Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa Mesin Granulator pembuat kompos granul,” kata Rinasa.
Memberikan penyuluhan tentang pentingnya pembuatan kompos granul atau Pupuk Organik Granul (POG) dan kelebihan serta manfaatnya bagi penyerapan nutrisi tanah dan tanaman dengan narasumber Ir. Mulyono, M.P., Dosen Agroteknologi UMY yang dalam pengabdian ini sebagai anggota pengabdian. Kemudian Ir. Rinasa Agistya Anugrah, S.Pd., M.Eng. selaku ketua pengabdian menghibahkan Alat Teknologi Tepat Guna berupa Mesin Granulator pembuat kompos granul kepada Kelompok Tani Tunas Maju. Mesin Granulator ini adalah hasil rancangan Ir. Rinasa Agistya Anugrah, S.Pd., M.Eng., Dosen Teknologi Mesin UMY dan Fitroh Anugrah Kusuma Yudha, S.T., M.Eng., Dosen Teknik Mesin UMY yang juga anggota pengabdian. Serta memberikan penyuluhan dan pelatihan pengoperasian Alat Teknologi Tepat Guna berupa Mesin Granulator pembuat kompos granul dengan narasumber Ir. Rinasa Agistya Anugrah, S.Pd., M.Eng. Monitoring dilakukan untuk melihat para anggota satu-persatu mempraktikan membuat kompos granul dengan Mesin Granulator.
Ketua Kelompok Tani Tunas Maju, Edi Nuryanto mengatakan bahwa program pengabdian ini sangat bagus dan bermanfaat bagi kami ditambah lagi kami mendapatkan hibah alat berupa mesin granulator pembuat granul. Semoga dapat meningkatkan produktivitas dan menambah varian atau jenis pupuk organik padat dalam produksi pupuk organik kami.
“Tim Pengabdian UMY berharap dengan terlaksananya program pengabdian skema Teknologi Tepat Guna (TTG) ini, maka kelompok Tani Tunas Maju mendapat manfaatnya dan mampu pemproduksi lebih banyak lagi pupuk organik dan dapat menambah pupuk organik jenis baru yaitu kompos granul walau di masa pandemi Covid-19 ini,” kata Rinasa. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.