CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan
GOTO mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
Peningkatan Pendapatan Kelompok Pengrajin Arang Batok Kelapa Melalui Produksi Liquid Smoke Berkualutas Tinggu untuk Mendungk Program Energi Terbarukan./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Prof. Dr. Ir. Sukamta, MT, IPM, dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Dr. Ir. Indardi, Msi, dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Peningkatan Pendapatan Kelompok Pengrajin Arang Batok Kelapa Melalui Produksi Liquid Smoke Berkualutas Tinggu untuk Mendungk Program Energi Terbarukan.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berlangsung di Dusun Murangan, Triharjo, dan diikuti delapan orang dari Kelompok Pengrajin Arang Batok Kelapa "Maju Adil Makmur"
“Tujuan kegiatan ini adalah melakukan rekayasa keteknikan pada pemrosesan asap cair berkualitas rendah menjadi asap cair berkualitas tinggi (grade 1) sehingga mampu meningkatkan pendapatan pengerajin sekaligus untuk mendukung program pangan, keselamatan lingkungan dan energi terbarukan,” kata Sukamta/
Asap yang dihasilkan dari proses produksi arang batok kelapa berpotensi mengganggu lingkungan karena jumlahnya yang banyak. Untuk itu telah dilakukan proses pencairan asap berbentuk gas menjadi cair, yang kemudian disebut asap cair (liquid smoke). Namun demikian, asap cair yang dihasilkan masih bercampur dengan abu (fly ash), sehingga harganya murah yaitu sekitar Rp 5.000,00 per liter. Jika dapat mengolahnya kembali menjadi asap cair kualitas tinggi (grade 1) maka harga menjadi Rp 25.000,00.
Hal inilah permasalahan yang masih dihadapi oleh pengerajin arang batok kelapa “Maju Adil Makmur”. Dengan demikian maka program ini akan sangat meningkatkan keberdayaan mitra kelompok pengerajin arang batok kelapa “Maju Adil Makmur”. Untuk itu telah terjadi kesepakatan antara pengabdi dengan kelompok pengrajin arang batok kelapa “Maju Adil Makmur” untuk meningkatkan manajemen dengan melakukan peningkatan pendapatan melalui produksi asap cair berkualitas tinggi (grade 1) untuk mendukung program pangan, keselamatan lingkungan dan energi terbarukan.
Metode pelaksanaan sebagai berikut :
Hal ini penting untuk mengetahui seberapa berhasil program dan kegiatan yang telah dilakukan, apakah sesuai dengan rencana atau tidak, apa saja kendala yang dihadapi dan apa rencana tindaklanjutnya.
Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan kelompok pengerajin arang batok kelapa “Maju Adil Makmur” secara signifikan. Masyarakat juga merasa senang karena asap yang dihasilkan dari proses pembakaran batok kelapa tidak lagi mengganggu masyarakat, sehingga secara langsung mengurangi dampak lingkungan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini telah berjalan dengan baik dan lancar serta berkontribusi pada peningkatan pendapatan kelompok pengerajin arang batok kelapa “Maju Adil Makmur” secara signifikan hingga beberapa kali lipat. Selain itu Kegiatan ini juga telah membantu program pemerintah tentang pengendalian dampak lingkungan. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GOTO mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.