30 Tahun Kudatuli, PDIP Kota Jogja Teguhkan Demokrasi
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Kelompok Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Reguler 206 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan pelatihan tata kelola pembukuan pada UMKM Kerti Aji serta masyarakat pegiat UMKM di daerah Toglengan pada 1 Februari 2022./Istimewa
SLEMAN—Sebuah bisnis kecil yang sedang berkembang memiliki kekuatan finansial sehat dapat diketahui melalui pembukuan. Pembukuan adalah sebuah proses yang mengacu pada kegiatan pengorganisasian dan penyimpanan dokumen keuangan hingga laporan keuangan. Mengingat pentingnya mengorganisir finansial ini, Kelompok Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Reguler 206 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan pelatihan tata kelola pembukuan pada UMKM Kerti Aji serta masyarakat pegiat UMKM di daerah Toglengan pada 1 Februari 2022.
Pengabdian Masyarakat Skema Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM ini diketuai oleh Adhianty Nurjanah yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi UMY sekaligus menjadi Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Kelompok KKN Reg 206 dan beranggotakan Nano Prawoto Dosen Ilmu Ekonomi UMY.
Adhianty Nurjanah menjelaskan Program Pengabdian Masyarakat Skema KKN PPM ini bertujuan Pelaksanaan pengabdian ini memiliki tujuan untuk mendukung dan memberdayakan UMKM Kerti Aji dan UMKM di Toglengan
“Kegiatan ini untuk memberikan wawasan dalam pengelolaan pembukuan usaha agar lebih rapi dan memperhitungkan ekonomi secara jangka panjang. Kegiatan ini sekaligus merupakan kontribusi nyata Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan pemberdayaan masyarakat khususnya di Toglengan terutama di saat pandemi Covid-19," tutur dosen Ilmu Komunikasi UMY tersebut.
Pada pelaksanaan pelatihan pembukuan, materi disampaikan oleh Linda Kusumastuti Wardana, selaku dosen Vokasi UMY. Dalam materinya, Linda menyampaikan akan pentingnya pembukuan melalui manajemen organisasi, mengetahui sumber pengeluaran, memperhitungkan jasa dan hpp produk serta pembukuan untuk penghitungan laba dan rugi.
Wiwik Retno Yulianti selaku Lurah Sendangarum, Sleman mengucapkan terima kasih kepada UMY karena adanya KKN UMY ini turut membantu UMKM di Toglengan mendapatkan peningkatan pengetahuan khsusnya terkait tata Kelola pembukuan.
Hal senada juga disampaikan oleh Fitri, dukuh Toglengan yang sangat antusias menerima kehadiran mahasiswa KKN. "Adanya KKN UMY ini membantu masyarakat untuk belajar banyak hal terkait manajemen usaha dan menjadi wadah untuk berdiskusi UMKM di era sekarang," jelasnya.
Melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) pada KKN Reguler UMY 206 ini menjadi solusi untuk kemajuan masyarakat agar semakin meningkat pengetahuan dan semakin berdaya yang ditunjukkan dengan sehatnya keuangan dan peminatan produk dari UMKM Toglengan. Program pelatihan pembukuan ini adalah bentuk solusi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk tetap melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam hal melakukan pengabdian kepada masyarakat. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT ke-18 sepanjang 2026. Penyidik masih mendalami kasus dan memiliki waktu 24 jam menentukan status pihak
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.