BEDAH BUKU: Pelaku UMKM DIY Ubah Mindset dan Melek Teknologi
DPRD DIY mendorong pelaku UMKM mengubah mindset, rajin belajar, mengikuti tren, dan memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar.
Komisioner KPU Bantul, Mestri Widodo./Istimewa
BANTUL-Sebagai sebuah pesta demokrasi, pemilu harusnya bisa menghadirkan kolaborasi antargenerasi dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Untuk itu, Komisioner Divisi Teknis KPU Bantul, Mestri Widodo mengaku terus berupaya agar penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat lebih baik daripada pemilu sebelumnya.
Beberapa hal yang menjadi perhatian yaitu terkait dengan kondisi kesehatan petugas KPPS. Dia menyampaikan dalam perekrutan KPPS kali ini, diharapkan ada partisipasi masyarakat lintas generasi untuk dapat berkolaborasi dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.
Terlebih dalam Pemilu 2024 aplikasi digital Sirekap sudah bisa dimaksimalkan dalam hal perekapan suara. Dengan begitu, peran generasi muda sangat dibutuhkan guna memperlancar proses tersebut.
“Penyelenggaraan Pemilu 2024 merupakan kesempatan bagi generasi muda untuk turut berpartisipasi. Secara prinsip [perekrutan KPPS] terbuka untuk umum, tetapi kebutuhan penggunaan aplikasi Sirekap, maka pemahaman yang kami sampaikan kepada badan adhoc PPS, PPK, mereka [KPPS] yang tidak gaptek,” katanya, Sabtu (16/12/2023).
Di samping itu, dalam proses penyelenggaraan pemilu, menurutnya juga tetap diperlukan adanya sosok yang telah berpengalaman dalam penyelenggaraan pemilu. “Dengan begitu, kolaborasi antargenerasi memang tetap diperlukan. Dalam konteks kemasyarakatan kombinasi [antargenerasi] menjadi ideal, antara yang 45 [tahun] dengan yang berusia 15-40 tahun,” katanya.
BACA JUGA: Ini Struktur Komisioner KPU Bantul Terbaru dan PR yang Harus Diselesaikan
Di dunia kepemiluan, Mestri terbilang bukan orang baru. Dia sudah pernah menjadi pengawas Pemilu sejak 1999. Pengalamannya berkecimpung dalam penyelenggaraan pemilu sejak usia muda terus berlanjut hingga 2014, kemudian pada 2015 dia menjadi KPPS dalam pilkada.
Dari pengalaman tersebut, dia melihat perubahan regulasi dalam penyelenggaraan pemilu dari waktu ke waktu. Dari situlah, dia menyadari bahwa setiap periode Pemilu akan menggunakan regulasi yang baru. Dia pun merasa tertarik dengan dinamika tersebut. “Dan ini menjadi tantangan tersendiri.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY mendorong pelaku UMKM mengubah mindset, rajin belajar, mengikuti tren, dan memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar.
Arema FC menghadapi tim promosi Isenmulang Kalteng FC pada laga pembuka Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Jumat 4 September.
Jogja Coffee Week #6 digelar 4-6 September 2026 di JEC. Ada kompetisi kopi, business summit, hingga 191 booth dari dalam dan luar negeri. Tiket mulai Rp15.000!
Jangan hanya melihat kamera 50 MP atau layar AMOLED. Simak tips memilih HP mid-range agar tidak salah beli dan sesuai kebutuhan.
Timnas Indonesia U-20 memuncaki klasemen Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 setelah menang 3-0 atas Laos dan unggul selisih gol dari Australia.
Tanggal 4 September diperingati sebagai Hari Pelanggan Nasional dan Hari Solidaritas Hijab Internasional. Simak sejarah serta makna kedua peringatan tersebut.