Gets Premiere Yogyakarta Resmi Rebranding, Usung Konsep Resort
Menghadirkan nuansa eklektik resort yang hijau dan rindang di tengah hiruk-pikuk kota, Gets Premiere Yogyakarta resmi melakukan soft opening pada Sabtu (15/8)
Istimewa
JOGJA–Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta menerima kunjungan sebanyak 134 siswa dan 10 guru pendamping dari SMA PL Sedayu dalam kegiatan Campus Visit yang berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pengenalan dunia perkuliahan secara langsung, sekaligus mempererat hubungan antar institusi pendidikan berbasis nilai Kristiani.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Veronica Tiara, S.Kom., M.M., CPS, selaku Kepala Marketing UKDW, yang menekankan pentingnya kunjungan kampus sebagai bagian dari proses perencanaan masa depan. “Kami sangat senang menyambut teman-teman dari SMA PL Sedayu. Campus visit seperti ini penting agar kalian bisa melihat langsung bagaimana suasana perkuliahan dan mulai memikirkan masa depan sejak sekarang. UKDW selalu terbuka untuk mendampingi setiap langkah generasi muda menuju masa depan yang penuh harapan,” ujar Veronica.
Dukungan dari pihak sekolah pun terasa kuat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada UKDW atas kesempatan yang diberikan kepada siswa-siswi kami. Semoga pengalaman hari ini membuka wawasan anak-anak tentang dunia kuliah yang mungkin belum mereka bayangkan sebelumnya,” ujar Pak Markus, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA PL Sedayu.
Mengenal Dunia Kuliah Lewat Pengalaman Langsung, setelah sesi pembukaan, para siswa dibagi menjadi empat kelompok untuk mengikuti mini-class dan kunjungan ke empat program studi unggulan UKDW, yaitu:
- Manajemen
- Sistem Informasi
- Biologi
- Pendidikan Bahasa Inggris
Setiap kelas dirancang interaktif dan menyenangkan, agar siswa tidak hanya mendapat gambaran teori, tetapi juga merasakan atmosfer belajar khas dunia perkuliahan:
Biologi: Siswa mendapat pengalaman langka melakukan praktik membedah tikus di laboratorium Bioteknologi, sebuah metode pembelajaran berbasis praktik langsung yang menumbuhkan rasa ingin tahu dan ketelitian ilmiah.
Pendidikan Bahasa Inggris: Kelas ini dikemas dalam bentuk permainan pengucapan (pronunciation game) yang membangun kepercayaan diri siswa dalam berbicara Bahasa Inggris secara aktif dan menyenangkan.
Manajemen: Para siswa diperkenalkan pada konsep perencanaan finansial, mengelola keuangan pribadi, hingga simulasi pasar saham, dalam bentuk permainan edukatif yang aplikatif.
Sistem Informasi: Siswa menjajal latihan dasar coding, sekaligus mengikuti sesi inspiratif bersama mahasiswa UKDW yang membagikan cerita tentang peluang kerja lulusan SI di berbagai perusahaan besar.
Selama lebih dari 90 menit, kegiatan berlangsung lancar dengan interaksi aktif antara siswa, dosen, dan mahasiswa. Siswa tampak berani bertanya, berdiskusi, dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi—menjadikan kunjungan ini bukan sekadar melihat kampus, tetapi mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna.
Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Cerah, kegiatan ini mencerminkan komitmen UKDW dalam menjalin hubungan yang erat dengan sekolah-sekolah mitra, khususnya sesama institusi pendidikan berbasis Kristiani. UKDW percaya bahwa dengan saling mendampingi dan membuka ruang eksplorasi sejak dini, kita bisa bersama-sama membentuk generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menghadirkan nuansa eklektik resort yang hijau dan rindang di tengah hiruk-pikuk kota, Gets Premiere Yogyakarta resmi melakukan soft opening pada Sabtu (15/8)
Ganda putra Indonesia punya 10 gelar juara dunia, terbanyak sepanjang sejarah. Fajar/Shohibul Fikri jadi tumpuan di BWF World Championships 2026 India. Bisa tam
Porsche Taycan dikabarkan bakal dihentikan produksinya pada 2030. Laporan media Jerman menyebut manajemen dan dewan pekerja telah sepakat. CEO Michael Leiters b
Slipknot resmi mengumumkan perpisahan dengan Sid Wilson setelah hampir tiga dekade bersama. Alasan keluarnya sang DJ masih menjadi misteri.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.