UKDW Masuk Top 100 WURI 2026
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko. /Istimewa.
Harianjogja.com, SEMARANG—Bank Jateng kembali menorehkan prestasi di industri Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan meraih predikat The Best Bank in Customer Experience 2026. Penghargaan ini menjadi wujud konsistensi Bank Jateng dalam menghadirkan layanan berkualitas yang berorientasi pada kepuasan dan pengalaman nasabah.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan MRI dan diolah oleh Infobank, Bank Jateng mencatat skor tertinggi sebesar 87,57%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada level 85,29%. Capaian tersebut menempatkan Bank Jateng sebagai yang terbaik di antara bank-bank pembangunan daerah di Indonesia.
Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan secara berkelanjutan di seluruh lini.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya perbaikan yang kami lakukan secara konsisten memberikan hasil positif. Kami menempatkan pengalaman nasabah sebagai prioritas utama, baik melalui layanan langsung di kantor cabang maupun penguatan layanan digital,” ujarnya.
Menurut Bambang, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari strategi layanan yang terintegrasi antara kanal fisik dan digital. Pada layanan tatap muka, performa customer service dan teller dinilai mampu memberikan pelayanan yang prima dan konsisten. Sementara pada kanal digital, layanan seperti email dan live chat memperoleh penilaian tinggi berkat kecepatan respons dan kualitas layanan yang diberikan.
“Kami akan terus memperkuat transformasi digital tanpa mengesampingkan sentuhan personal dalam pelayanan. Keseimbangan antara teknologi dan human touch menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan serta loyalitas nasabah,” tambahnya.
Dalam hasil risetnya, Infobank menilai keberhasilan Bank Jateng tidak terlepas dari kemampuannya menjaga kualitas layanan secara stabil di tengah persaingan industri perbankan yang semakin dinamis. Bank Jateng dinilai mampu menghadirkan pengalaman nasabah yang konsisten di berbagai titik layanan.
“Bank Jateng menunjukkan performa yang stabil sekaligus adaptif. Keseimbangan antara layanan tatap muka dan digital menjadi faktor utama yang menjaga posisinya tetap berada di jajaran terdepan,” tulis Infobank dalam laporannya.
Selain meraih predikat terbaik secara keseluruhan, Bank Jateng juga mencatatkan performa unggul pada layanan walk in channel di kantor cabang yang menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian survei. Interaksi langsung antara nasabah dan petugas dinilai mampu menghadirkan pengalaman layanan yang lebih personal dan berkualitas.
Di sisi lain, penguatan layanan digital terus menjadi bagian dari strategi jangka panjang Bank Jateng dalam menjawab kebutuhan nasabah yang semakin mengarah pada layanan berbasis teknologi. Kombinasi layanan fisik dan digital tersebut menjadikan Bank Jateng sebagai salah satu benchmark dalam industri BPD.
Melalui pencapaian ini, Bank Jateng tidak hanya mempertahankan posisinya sebagai yang terbaik, tetapi juga memperkuat perannya sebagai pelopor peningkatan kualitas layanan perbankan daerah di Indonesia. Ke depan, Bank Jateng akan terus menjawab tantangan industri melalui inovasi berkelanjutan dan komitmen untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.