Wujud Kepedulian, Astra Motor Yogyakarta Serahkan Hewan Kurban 1447 H
Astra Motor Yogyakarta salurkan hewan kurban Iduladha 1447 H ke Sleman dan Bantul sebagai bentuk kepedulian sosial.
Peserta PBI JKN di Jogja mengaku bisa menikmati layanan kesehatan gratis cukup menunjukkan KTP saat berobat di rumah sakit. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA - Pengalaman dirawat tanpa biaya sepeser pun dan cukup menunjukkan KTP menjadi kesan paling membekas bagi Kristiani, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tengah menjalani rawat inap di Rumah Sakit DKT Dr. Soetarto, Kotabaru, Kota Jogja.
Kristiani, warga Kulon Progo, mengaku telah merasakan manfaat Program JKN selama beberapa tahun terakhir. Program yang dikelola BPJS Kesehatan itu, menurutnya benar-benar memberi rasa aman, terutama saat kondisi kesehatan mendadak menurun.
“Saya menggunakan JKN sudah dari dulu dan saya benar-benar merasa senang adanya program JKN dari pemerintah karena pelayanannya sangat memuaskan,” katanya saat ditemui di RS DKT, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, dirinya merupakan peserta JKN kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang seluruh iurannya ditanggung pemerintah. Selama ini, ia tidak pernah mengeluarkan biaya sedikit pun untuk layanan kesehatan yang diterimanya.
“Tidak ada biaya sama sekali, semuanya gratis,” katanya.
Saat ini, Kristiani tengah menjalani perawatan akibat keluhan mual dan nyeri lambung yang dirasakannya. Ia sudah dirawat selama dua hari dan mengaku mendapatkan penanganan yang cepat sejak pertama kali datang.
“Kalau untuk pelayanannya saya sangat puas banget, dari dulu saya periksa apa saja pasti ke sini. Selalu ke sini karena pelayanannya sangat bagus dan ramah,” ujarnya.
Menurutnya, bukan hanya pelayanan medis yang memuaskan, tetapi juga proses administrasi yang sangat sederhana. Ia bahkan tidak perlu membawa berkas tambahan selain identitas diri.
“Kemarin ke sini cuma menunjukkan KTP saja, tidak diminta fotokopi atau apa. Mudah banget, mudah sekali,” katanya.
Kemudahan tersebut membuatnya merasa lebih tenang saat harus menjalani perawatan. Ia tidak lagi dibebani pikiran soal biaya, sehingga bisa fokus pada proses penyembuhan.
Selain dirinya, anak-anak Kristiani juga turut merasakan manfaat JKN. Ia menyebut, pengalaman keluarganya selama menggunakan penjaminan JKN juga tidak pernah menemui kendala berarti.
Kristiani pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan penyelenggara BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan Program JKN bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta, BPJS Kesehatan dan pemerintah, pokoknya banyak-banyak terima kasih,” katanya.
Ia berharap program JKN dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama mereka yang tidak mampu secara ekonomi.
“Harapannya semoga Program JKN selalu ada, berkelanjutan untuk kesehatan masyarakat dan selalu membantu. Karena tidak semua orang itu punya, jadi dengan adanya JKN sangat membantu,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Program JKN membuat masyarakat kecil tidak lagi ragu untuk berobat. Dengan jaminan biaya yang ditanggung, pasien bisa lebih fokus pada kesembuhan tanpa dihantui beban finansial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Yogyakarta salurkan hewan kurban Iduladha 1447 H ke Sleman dan Bantul sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kemacetan di Jogja kerap terjadi di sejumlah ruas utama. Gejayan, Malioboro, Jalan Solo, hingga Ring Road Utara menjadi titik langganan padat.
Danantara memastikan tata kelola DSI berjalan transparan dan akuntabel. Dialog dengan pelaku usaha digelar selama masa transisi hingga akhir 2026.
Bakom menilai kunjungan Prabowo ke Prancis perlu dilihat dari manfaat dan hasilnya, termasuk kesepakatan investasi senilai Rp61,25 triliun.
Wasekbid PB HMI Raenald Arzan Sitompul mengajak mahasiswa memperkuat literasi digital dan mengisi ruang siber dengan gagasan kritis serta edukatif.
Veda Ega Pratama finis posisi kedelapan Moto3 Italia 2026 di Mugello setelah sempat menembus lima besar dalam balapan sengit.