RSUD Wonosari Menggelar Diskusi Publik untuk Meningkatkan Pelayanan
RSUD Wonosari menggelar Forum Komunikasi Publik bertajuk Nyawiji Roso Nhupadi Waras Bareng, Selasa (18/8/2026), dengan tujuan untuk perbaikan kualitas pelayanan
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo./ Ist
KLATEN -- Pemerintah Kabupaten Klaten mulai menjalankan program beasiswa kuliah tahun ini. Program itu dijalankan untuk membuka hak yang sama bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengatakan program beasiswa kuliah itu tahun ini menjadi pilot project. Pemkab sudah mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk merealisasikan program tersebut.
Saat ini, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis sedang melakukan berbagai persiapan untuk menjalankan program tersebut. Termasuk memperkuat komunikasi untuk kerja sama dengan perguruan tinggi. Sementara, ada dua perguruan tinggi yang digandeng Pemkab.
"Program ini pilot project dulu dengan dua kampus. Tahun ini kami anggarkan Rp1 miliar. Kalau bagus, tahun depan anggarannya kami perbesar dan kami berjejaring dengan kampus besar," kata Hamenang beberapa waktu lalu.
Hamenang mengatakan ada tahapan seleksi untuk mendapatkan beasiswa. Tujuannya, agar program benar-benar tepat sasaran.
Program itu dijalankan bukan tanpa alasan. Hamenang menilai banyak anak pintar yang kesulitan menempuh pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi karena tak memiliki biaya.
"Kami ingin masyarakat bisa menikmati fasilitas pendidikan yang sama. Jangan sampai kemudian ada warga yang merasa tidak bisa mengakses pendidikan. Padahal anaknya pintar, memiliki kemampuan menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi," jelas Hamenang.
Program beasiswa kuliah itu juga akan melengkapi program beasiswa yang sudah dibuka dari berbagai kalangan. Dengan program dari Pemkab tersebut, bakal membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa asal Klaten untuk mengakses beasiswa.
Pemerintah Kabupaten Klaten berharap program tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Melalui kesempatan mengenyam pendidikan tinggi, diharapkan semakin banyak generasi muda berprestasi yang mampu berkontribusi bagi pembangunan Klaten sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada masa mendatang.
Selain memberikan akses pendidikan yang lebih luas, program ini diharapkan mampu memotivasi para pelajar di Klaten untuk terus berprestasi. Dengan dukungan pemerintah daerah, lulusan penerima beasiswa diharapkan dapat kembali berkontribusi dalam pembangunan daerah sesuai bidang keahlian yang dimiliki. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Wonosari menggelar Forum Komunikasi Publik bertajuk Nyawiji Roso Nhupadi Waras Bareng, Selasa (18/8/2026), dengan tujuan untuk perbaikan kualitas pelayanan
Guru PPPK penuh waktu berkesempatan ikut seleksi PNS pada awal 2027. Pemerintah dan DPR juga sepakat mengubah status menjadi pegawai pusat.
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
Rusia memanggil Dubes Jepang Akira Muto setelah Putin mengunjungi Etorofu. Sengketa Kepulauan Kuril kembali memanas.
Vaksin HPV kini menyasar siswa laki-laki kelas 5 SD di Sleman dalam BIAS 2026. Total 16.291 siswa menjadi sasaran imunisasi.
Eks Menag Yaqut minta dibebaskan dari dakwaan korupsi kuota haji 2023-2024. Tim hukum menilai dakwaan jaksa kabur