Tingkatkan Kapasitas Humas melalui Pelatihan Pengelolaan Media Sosial

Media Digital
Media Digital Rabu, 24 Juni 2026 20:42 WIB
Tingkatkan Kapasitas Humas melalui Pelatihan Pengelolaan Media Sosial

Pemateri Reza Rivalda saat sedang memberikan pemaparan terkait pelatihan Medsos bagi pegawai Diskominfo Kulonprogo, Selasa (7/7/2026). Harian Jogja/Khairul Ma'arif

KULONPROGO — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kulonprogo bersama Harian Jogja menggelar pelatihan pengelolaan media sosial (medsos) bagi tim kehumasan. Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, Senin (6/7/2026) dan Selasa (7/7/2026), ini menghadirkan praktisi media sosial, Reza Rivalda, sebagai pemateri. Materi yang diberikan mulai dari teori hingga praktik pembuatan konten video media sosial.

Sasaran pelatihan ini adalah pegawai Diskominfo Kulonprogo yang sehari-hari bertugas membuat konten media sosial, siaran pers, serta menjalankan fungsi kehumasan bagi Pemerintah Kabupaten Kulonprogo maupun Diskominfo.

Kepala Diskominfo Kulonprogo, Agung Kurniawan, menyampaikan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pegawai dalam mengelola media sosial resmi Pemkab Kulonprogo. Menurutnya, pelatihan ini berfokus pada keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan saat ini, seperti penulisan naskah berita, pembuatan konten video, penulisan caption yang menarik, hingga teknik pengambilan gambar.

"Tujuan strategis dari pelatihan ini adalah meningkatkan profesionalitas kinerja pegawai agar mampu mempublikasikan berbagai program dan kegiatan pemerintah daerah secara lebih menarik dan interaktif kepada masyarakat," katanya seusai pelatihan, Selasa (7/7/2026).

Agung mengungkapkan, pelatihan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, yang memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya pemanfaatan media sosial oleh Pemkab Kulonprogo. Menurutnya, Bupati mengarahkan agar publikasi informasi kepada masyarakat semakin berkualitas, khususnya terkait capaian pembangunan yang disampaikan secara transparan dan kreatif melalui media sosial.

Dari pelatihan selama dua hari ini, Diskominfo Kulonprogo juga merencanakan perluasan program pelatihan, tidak hanya bagi pegawai internal.

"Pelatihan Sinau Konten Media Sosial ini direncanakan akan menyasar para admin media sosial di seluruh OPD Kulonprogo," ujar Agung.

Sementara itu, pemateri pelatihan, Reza Rivalda, menjelaskan pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta mulai dari tingkat dasar dalam pembuatan konten visual maupun teks. Materi yang diberikan meliputi teknik storytelling, penyusunan skrip, serta penerapan metode copywriting profesional seperti Problem-Agitate-Solve (PAS) dan Attention-Interest-Desire (AIDA). Selain itu, peserta juga dibekali materi micro storytelling, teknik optimasi konten melalui Search Engine Optimization (SEO), serta pemanfaatan hashtag dan caption.

"Pembuatan konten saat ini tidak bisa lepas dari pemahaman terhadap algoritma media sosial. Pelatihan ini memberikan pemahaman tentang cara kerja dan kebiasaan (habit) media sosial agar konten yang diproduksi dapat mengikuti tren dan tersampaikan kepada audiens dengan tepat sasaran," ujar Reza.

Selama dua hari pelatihan, para pegawai Diskominfo Kulonprogo menunjukkan perkembangan yang signifikan. Peserta yang sebelumnya masih berada pada tingkat dasar kini telah mampu menghasilkan berbagai produk konten, mulai dari desain grafis, konten karusel, hingga video pendek atau reels.

Reza menilai media sosial merupakan sarana yang krusial bagi instansi pemerintah untuk menyampaikan kebijakan publik secara langsung, transparan, dan menjangkau masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, kehadiran pemerintah di media sosial juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan maupun keluhan secara langsung.

"Oleh karena itu, instansi pemerintah harus melek media sosial agar mampu memitigasi risiko tersebut sekaligus merespons pertanyaan publik secara interaktif melalui konten yang menarik, seperti desain karusel atau video reels," ungkapnya.

Peserta pelatihan, Zunarto, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat, terlebih karena penyampaian materinya dilakukan secara step by step. Selama dua hari mengikuti pelatihan, ia mengaku tidak merasa jenuh dan justru berharap kegiatan serupa kembali diselenggarakan.

"Materi yang disampaikan banyak sekali manfaatnya," ujarnya.(Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online