FSY 2026 Hadirkan 2.500 Puisi dari Penulis Se-Indonesia
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 mengusung tema LAKU dan menghadirkan beragam program sastra serta 2.500 puisi dari penulis se-Indonesia.
The Prajan Hotel & Villas
The Prajan Hotel & Villas Resmi Dibuka, Hadirkan Pengalaman Menginap yang Hangat dan Personal
JOGJA-Yogyakarta kembali memiliki pilihan akomodasi baru bagi wisatawan yang mencari ketenangan tanpa harus jauh dari pusat kota. The Prajan Hotel & Villas yang berlokasi di kawasan Sagan, Yogyakarta, resmi dibuka dengan membawa filosofi “Your Serene Escape, Styled for You.”
Berlokasi di Jalan Candrakirana No. 19, Sagan, The Prajan Hotel & Villas menawarkan suasana tenang namun tetap dekat dengan berbagai destinasi utama Yogyakarta. Tugu Jogja dapat ditempuh sekitar 5 menit, kawasan Malioboro sekitar 10 menit, dan Keraton Yogyakarta sekitar 15 menit. Sementara itu, sejumlah pusat perbelanjaan dan kawasan kuliner dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari hotel.
Mengusung konsep arsitektur dan interior kolonial modern, The Prajan Hotel & Villas menghadirkan 50 kamar yang terdiri atas Deluxe Room, Deluxe Premiere, dan Suite dengan luas mulai 26 hingga 58 meter persegi.
Setiap kamar dirancang sebagai ruang pribadi untuk beristirahat dan mengisi kembali energi setelah menikmati berbagai aktivitas di Yogyakarta. Fasilitas yang tersedia antara lain tempat tidur dan bantal berkualitas, smart TV, Google Nest, kamar mandi dengan perlengkapan mandi lengkap, Wi-Fi berkecepatan tinggi, serta layanan butler, afternoon tea, dan turndown service.

Bagi keluarga maupun kelompok yang menginginkan ruang lebih privat, tersedia Villa Omah Manten yang memiliki tiga kamar tidur dengan pilihan tempat tidur king dan twin. Villa tersebut dilengkapi ruang tamu, ruang makan, pantry, serta akses langsung ke kolam renang.
The Prajan Hotel & Villas juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang, seperti kolam renang, kids corner, dan ruang gym untuk menambah kenyamanan tamu selama menginap.
Sebagai bagian dari pengalaman menginap, Gianti Indonesian Fine Dining Restaurant menghadirkan ruang untuk menikmati hidangan sekaligus menghabiskan waktu bersama.
Dengan pilihan menu Indonesia dan suasana yang nyaman, Gianti tidak hanya menjadi tempat bersantap bagi tamu hotel, tetapi juga dapat digunakan untuk makan bersama, pertemuan, dan berbagai acara dengan suasana yang lebih personal.
The Prajan juga menyediakan ruang yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan, baik untuk kepentingan bisnis maupun sosial.
Klangenan Room tersedia sebagai ruang pertemuan privat untuk 10 orang, sedangkan Kedaton Room dapat menampung hingga 40 peserta rapat. Selain itu, Gianti Restaurant dan Gianti Veranda dapat digunakan untuk meeting, gathering, celebration, wedding, dan berbagai kegiatan lainnya. Gianti Veranda memiliki kapasitas hingga 200 orang untuk format tertentu.
Area outdoor juga memberikan pilihan tambahan untuk berbagai kegiatan, seperti pernikahan, team building, gathering perusahaan, acara privat, maupun kegiatan komunitas.

“Kami ingin tamu merasa diterima sejak pertama kali datang. Bagi kami, keramahan bukan hanya tentang memberikan pelayanan, tetapi tentang perhatian terhadap kebutuhan dan kenyamanan setiap tamu. Kami ingin ketika mereka kembali ke hotel setelah beraktivitas di Yogyakarta, mereka merasa seperti kembali ke tempat yang sudah familiar dan nyaman,” ujar Chairul, Operations Manager The Prajan Hotel & Villas.
Sales & Marketing Manager The Prajan Hotel & Villas, Dina Yudhari, menambahkan bahwa hotel tersebut dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari tamu individu yang mencari ketenangan, pasangan yang merayakan momen penting, hingga perusahaan yang membutuhkan tempat untuk pertemuan dan kegiatan bersama.
“The Prajan dibangun untuk menjadi ruang yang relevan bagi berbagai kebutuhan. Kami percaya konsep hotel dan layanan yang kami tawarkan, ditambah lokasi di kawasan Sagan, menjadi nilai yang membedakan The Prajan di Yogyakarta,” kata Dina.(Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 mengusung tema LAKU dan menghadirkan beragam program sastra serta 2.500 puisi dari penulis se-Indonesia.
Pemkab Bantul menyiapkan kajian investasi di sekitar Kelok 23. Status lahan dan tata ruang akan dipetakan sebelum ditawarkan kepada investor.
OJK mengangkat Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner BMKS untuk memperkuat pengaturan dan pengawasan bursa mineral dan komoditas strategis.
PSS Sleman akan kembali menjalani laga uji coba pekan ini. PSM Makassar disinyalir menjadi calon lawan setelah berlatih di Sleman.
Karhutla kembali terjadi di Seloharjo, Pundong, Bantul. Damkarmat kesulitan memadamkan api karena lokasi berada di perbukitan tanpa akses mobil.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai jadwal kompetisi musim 2026/2027 yang tidak merata. Ada periode dengan pertandingan yang menumpuk, tetapi di sis