Sinergi Telkom-Danantara, Bisnis Enterprise Berpeluang Tumbuh

Media Digital
Media Digital Sabtu, 15 Agustus 2026 17:02 WIB
Sinergi Telkom-Danantara, Bisnis Enterprise Berpeluang Tumbuh

Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30%./ Ist

Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30%

JAKARTA— Keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada konektivitas yang kuat. Pemerataan jaringan yang andal di seluruh penjuru Nusantara menjadi kunci untuk mengakselerasi digitalisasi berbagai industri sebagai penggerak ekonomi nasional.

Sebagai perusahaan digital telco terdepan di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memiliki kapabilitas di bidang telekomunikasi dan digital untuk mendukung kebutuhan transformasi berbagai sektor. Melalui Telkom Enterprise, kapabilitas tersebut diwujudkan dalam beragam solusi digital untuk mendukung pemerintah, BUMN, hingga dunia usaha dalam menjalankan transformasi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine kepada Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan Managing Director Business-2 Danantara Setyanto Hantoro dalam diskusi strategis mengenai arah pengembangan bisnis Telkom Enterprise.

Sejalan dengan transformasi yang dijalankan melalui strategi TLKM 30, Telkom Enterprise juga melakukan restrukturisasi untuk membenahi organisasi, memperkuat tata kelola, dan menyederhanakan proses bisnis. Langkah tersebut ditujukan agar bisnis semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasar, khususnya segmen business-to-business (B2B).

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari sinergi Telkom bersama Danantara untuk menjawab tantangan baru yang membutuhkan kapabilitas digital nasional semakin kuat. Penataan Telkom Enterprise juga menjadi langkah strategis untuk memastikan Indonesia memiliki fondasi digital yang mampu mendukung kebutuhan teknologi masa depan.

“Indonesia membutuhkan kapabilitas digital nasional yang kuat untuk menjawab tantangan artificial intelligence (AI), keamanan siber, data sovereignty, hingga AI sovereignty. Telkom siap mengambil peran strategis tersebut melalui penguatan konektivitas dan solusi digital yang terintegrasi guna mendukung transformasi digital di berbagai sektor,” ujar Veranita.

Menurut Veranita, berbagai solusi digital seperti AI, cloud, data center, managed services, Internet of Things (IoT), hingga keamanan siber membutuhkan konektivitas yang tangguh, aman, dan berkapasitas tinggi agar dapat berjalan optimal.

Karena itu, Telkom terus memperkuat bisnis enterprise agar mampu menghadirkan layanan digital terintegrasi sekaligus menjadi mitra strategis bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan transformasi mereka.

Saat ini, kontribusi bisnis enterprise terhadap pendapatan Telkom mencapai sekitar 11% atau senilai Rp19 triliun. Kontribusi tersebut masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan. Pada sejumlah perusahaan telekomunikasi global, bisnis enterprise dapat menyumbang 20%–30% atau lebih terhadap total pendapatan.

Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peluang Telkom untuk terus mengembangkan bisnis enterprise sebagai salah satu sumber pertumbuhan perusahaan ke depan.

“Dengan transformasi yang tepat, kami optimistis Telkom Enterprise memiliki potensi untuk tumbuh lebih kuat, meningkatkan profitabilitas, sekaligus menjadi salah satu motor pertumbuhan Telkom ke depan,” jelas Veranita.

Langkah tersebut juga diwujudkan melalui penyederhanaan proses bisnis dan penguatan tata kelola dengan memanfaatkan teknologi digital. Transformasi dimulai dari internal Telkom untuk meningkatkan efisiensi proses, mempercepat layanan kepada pelanggan, sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis baru yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Ke depan, Telkom akan terus memperkuat sinergi antara konektivitas, infrastruktur digital, data center, cloud, dan layanan keamanan siber sebagai fondasi untuk menghadirkan solusi digital end-to-end.

Melalui pengembangan bisnis enterprise yang berkelanjutan, Telkom optimistis dapat memperkuat daya saing nasional, mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, serta mendukung terwujudnya kedaulatan digital Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online