Telin Hadirkan Empat Kerja Sama Strategis di BATIC 2026

Media Digital
Media Digital Senin, 31 Agustus 2026 13:02 WIB
Telin Hadirkan Empat Kerja Sama Strategis di BATIC 2026

PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menghadirkan empat kerja sama strategis dalam rangkaian penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026./ Ist

NUSA DUA– PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menghadirkan empat kerja sama strategis dalam rangkaian penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026.

Keempat kerja sama tersebut mencakup Letter of Intent (LOI) dengan PEACE Cable International Network Co., Limited (PEACE), penandatanganan Open API & Open Digital Architecture (ODA) Manifesto dengan TM Forum, serta Memorandum of Understanding (MoU) dengan SM+ dan PT Graha Telekomunikasi Indonesia (GTI), bagian dari Remala Group dalam Djarum Group.

Rangkaian penandatanganan tersebut mencakup pengembangan kapasitas konektivitas internasional, penerapan standar arsitektur digital yang lebih terbuka dan interoperabel, serta integrasi kapabilitas konektivitas dan data center. Langkah ini sejalan dengan upaya Telin dalam mengembangkan layanan sekaligus membuka peluang bisnis di pasar internasional.

CEO Telin Abdul Rahman Ansyori mengatakan, perkembangan industri digital mendorong kebutuhan akan ekosistem yang semakin terkoneksi. Kondisi tersebut membuat pengembangan kapabilitas global tidak hanya berkaitan dengan perluasan jaringan, tetapi juga kemampuan menghubungkan berbagai teknologi, platform, dan pemain dalam ekosistem digital.

“Industri digital terus bergerak menuju ekosistem yang semakin terkoneksi, dan kebutuhan pelanggan ikut berkembang seiring dengan itu. Sehingga kami di Telin, membangun kapabilitas global bukan lagi soal memperluas jaringan, tetapi juga bagaimana kami dapat menghubungkan berbagai teknologi, platform, dan pemain di dalam ekosistem untuk menciptakan lebih banyak pilihan dan nilai bagi pelanggan,” ujar Abdul Rahman.

Menurutnya, empat kerja sama yang terjalin dalam BATIC 2026 merefleksikan pendekatan tersebut.

“Kami ingin terus berada di titik temu berbagai kapabilitas untuk membuka ruang pertumbuhan baru bagi Telin, TelkomGroup, dan para partner,” katanya.

Telin Gandeng PEACE Ekspansi hingga Mesir dan Prancis

Telin in Singapore dan PEACE menandatangani LOI untuk menambah sumber daya konektivitas Telin bersama PEACE sekitar 1,4 Terabit per second (Tbps) pada sejumlah rute strategis yang menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa.

Penandatanganan dilakukan oleh CEO Telin in Singapore Indarto dan CEO PEACE Cable International Network Co. Sun Xiaohua, disaksikan SVP Business Development & Operation Telin Bernadus Wahyu Wijayanto dan Chief Commercial Officer PEACE Lucus.

Melalui LOI tersebut, rencana ekspansi mencakup dark spectrum resources yang menghubungkan Mesir dan Prancis, serta kapasitas end-to-end dengan nilai setara yang mendukung konektivitas lintas Mesir.

Penambahan sumber daya tersebut akan memperkuat kapabilitas konektivitas internasional Telin sekaligus menyediakan kapasitas yang lebih besar untuk mendukung kebutuhan bisnis dan layanan digital yang terus berkembang di berbagai pasar.

Ekspansi ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan international bandwidth yang didorong oleh pertumbuhan penggunaan layanan cloud, data center, kecerdasan artifisial (AI), serta berbagai aplikasi digital lainnya.

Dengan memperluas ketersediaan kapasitas pada rute-rute internasional strategis, Telin dan PEACE mendukung kebutuhan konektivitas yang andal dan efisien antarpasar digital utama.

Kerja sama ini juga merupakan kelanjutan kolaborasi antara Telin dan PEACE dalam mengeksplorasi peluang pengembangan kapasitas konektivitas serta memperkuat kehadiran kedua perusahaan pada rute-rute internasional.

Dorong Arsitektur Digital Terbuka Bersama TM Forum

Dalam rangka memperkuat transformasi digital, Telin juga menandatangani Open API & Open Digital Architecture (ODA) Manifesto bersama TM Forum.

Penandatanganan dilakukan oleh Chief Technology Officer Telin Wahyudi Chandra Purnama dan Chief Technology Officer TM Forum George Glass, dengan disaksikan oleh perwakilan dari kedua pihak.

Melalui manifesto tersebut, Telin berkomitmen mengadopsi Open Digital Architecture dan Open APIs sebagai elemen fundamental dalam arsitektur perangkat lunaknya.

Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan interoperabilitas dan kolaborasi dalam ekosistem digital, sekaligus mendukung arsitektur yang lebih terbuka dan agile.

Penandatanganan ini juga menjadi bagian dari perjalanan Road to ODA Telin dalam menyelaraskan kapabilitas teknologinya dengan standar industri global.

Penerapan arsitektur dan standar terbuka diharapkan dapat menyederhanakan integrasi, memperluas ruang kolaborasi, serta meningkatkan efisiensi pengembangan kapabilitas digital.

Chief of Product Telin Azmal Yahya mengatakan, penandatanganan manifesto tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan transformasi digital Telin untuk membangun fondasi yang lebih terbuka, interoperabel, dan agile.

“Adopsi Open Digital Architecture dan Open APIs menjadi langkah penting dalam perjalanan transformasi digital Telin. Hal ini juga menegaskan bahwa Teliners merupakan bagian dari komunitas inovasi terbaik dunia yang didukung oleh TM Forum, sehingga kami dapat menghadirkan inovasi ke tingkat global sekaligus di lingkungan Telin, dalam mendukung visi kami membangun Digital Telco of Tomorrow,” ujar Azmal.

Sementara itu, Chief Technology Officer TM Forum George Glass menyampaikan bahwa komitmen Telin terhadap Open Digital Architecture dan Open APIs menjadi langkah penting dalam mendorong inovasi dan kolaborasi di ekosistem digital global.

“Kami senang melihat Telin memperkuat komitmennya terhadap Open Digital Architecture dan Open APIs. Standar yang terbuka dan interoperabel sangat penting untuk mempercepat inovasi, menyederhanakan integrasi, dan membuka peluang kolaborasi baru dalam ekosistem global,” ujar George.

Menurutnya, adopsi Open Digital Architecture oleh Telin dapat memungkinkan cara kerja yang lebih efisien dan seamless, sehingga Telin dapat memanfaatkan kapabilitas dari pemain telekomunikasi dan teknologi lainnya untuk memperkuat kolaborasi.

Integrasikan Konektivitas dan Data Center Bersama SM+

Telin juga membuka peluang pengembangan infrastruktur digital global melalui penandatanganan MoU dengan SM+ dalam rangkaian BATIC 2026.

Kerja sama ini menggabungkan kapabilitas data center SM+ dengan keahlian dan jaringan konektivitas global Telin untuk membuka peluang baru di pasar infrastruktur digital internasional.

Melalui kolaborasi tersebut, Telin akan mendukung SM+ dalam memperluas jangkauan solusi data center colocation dan menjangkau pelanggan baru di pasar internasional dengan memanfaatkan jaringan serta jangkauan global Telin.

Di sisi lain, Telin akan mendukung SM+ dan para pelanggannya melalui solusi konektivitas global dalam portofolio layanan internasional Telin, termasuk TNEX, untuk menghadirkan konektivitas ke berbagai pasar utama di dunia.

Kemitraan ini mendukung kedua perusahaan dalam memperluas kapabilitas dan jangkauan pasar masing-masing, sekaligus merespons kebutuhan yang terus berkembang terhadap solusi data center dan konektivitas global yang terintegrasi.

Kerja sama tersebut juga menjadi fondasi bagi kedua pihak untuk mengeksplorasi dan mengembangkan area kolaborasi baru pada masa mendatang.

Eksplorasi Kapasitas Fiber Pair BSCS dengan GTI

Telin dan GTI juga menandatangani MoU untuk BSCS Fiber Pair Project sebagai kerangka kolaborasi dalam mengeksplorasi kapasitas fiber pair dan peluang konektivitas internasional.

Sinergi ini mempertemukan kapabilitas Telin dan GTI untuk mengeksplorasi pemanfaatan kapasitas fiber pair pada BSCS, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap konektivitas berkapasitas tinggi dan resilien serta penguatan akses terhadap infrastruktur telekomunikasi internasional.

Kerja sama ini sekaligus menjadi fondasi bagi kedua pihak untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi lanjutan guna memperluas kapabilitas masing-masing dan mendukung pengembangan konektivitas global.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas yang seamless antarpasar sebagai dampak perkembangan digitalisasi, kerja sama ini membuka peluang bagi kedua pihak untuk mengoptimalkan nilai dari infrastruktur BSCS serta mengeksplorasi solusi yang dapat mendukung kebutuhan konektivitas pada masa mendatang.

Melalui empat kerja sama strategis tersebut, Telin terus memperluas kemitraan dengan berbagai pemain dalam industri digital sekaligus mengembangkan kapabilitas untuk mendukung pertumbuhan bisnis internasional.

Langkah ini sejalan dengan peran TelkomGroup melalui Telin dalam menghadirkan konektivitas dan infrastruktur digital yang menjawab kebutuhan pelanggan sekaligus menciptakan peluang pertumbuhan di berbagai pasar internasional.(Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online