Kinerja Positif, Bank BPD DIY Syariah Kembali Raih Infobank Sharia Award

Media Digital
Media Digital Selasa, 13 Oktober 2026 13:02 WIB
Kinerja Positif, Bank BPD DIY Syariah Kembali Raih Infobank Sharia Award

Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, dalam acara Indonesia Collaborative Forum & Infobank Sharia Award 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (8/10/2026)./ Istimewa

YOGYAKARTA—Bank BPD DIY Syariah kembali meraih penghargaan dalam ajang Infobank Sharia Award 2026 sebagai Unit Usaha Syariah (UUS) dengan predikat “Sangat Bagus” atas kinerja keuangan tahun 2025. Selain itu, Bank BPD DIY Syariah juga meraih trofi “Platinum Champion” karena berhasil mempertahankan predikat “Sangat Bagus” selama 10 tahun berturut-turut.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, dalam acara Indonesia Collaborative Forum & Infobank Sharia Award 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (8/10/2026).

“Kami bersyukur dapat terus mempertahankan kinerja positif Bank BPD DIY Syariah. Ke depan, tentunya kinerja ini akan terus kami tingkatkan dengan memberikan layanan terbaik kepada nasabah melalui berbagai inovasi dan digitalisasi,” ungkap Santoso.

Infobank Sharia Award merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Infobank Media Group. Melalui biro risetnya, pada 2026 Infobank melakukan penilaian dan pemeringkatan terhadap 106 institusi keuangan syariah di Indonesia.

Untuk kategori Unit Usaha Syariah Bank Umum, penilaian dilakukan dengan mengukur rasio keuangan dan pertumbuhan. Biro Riset Infobank menggunakan enam kriteria utama yang terbagi dalam 11 rasio keuangan dan empat indikator pertumbuhan. Aspek yang dinilai antara lain likuiditas, kualitas aset, rentabilitas, serta pertumbuhan aset, pembiayaan, dan laba.

Berdasarkan hasil penilaian Biro Riset Infobank, kinerja Bank BPD DIY Syariah pada 2025 menunjukkan pertumbuhan positif. Aset Bank BPD DIY Syariah tumbuh 9,28% menjadi Rp2,31 triliun, dari Rp2,12 triliun pada 2024.

Pembiayaan juga meningkat 23,70%, dengan rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Financing (NPF) bruto terjaga pada level 2%. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran Unit Usaha Syariah dalam memperluas bisnis syariah Bank BPD DIY.

Selain mencatatkan pertumbuhan positif, kontribusi Bank BPD DIY Syariah terhadap bank induk juga cukup signifikan. Pembiayaan Bank BPD DIY Syariah mencapai 11,78% dari total kredit Bank BPD DIY. Sementara itu, asetnya berkontribusi sebesar 10,42% terhadap total aset bank induk.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh nasabah dan pemangku kepentingan (stakeholders) yang terus mendukung dan menjadikan Bank BPD DIY sebagai mitra dalam memberikan layanan perbankan dan solusi kebutuhan finansial,” pungkas Santoso.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online