Lomba Grafiti di Cangkringan Jadi Wadah Kreativitas Pemuda Sleman

Media Digital
Media Digital Minggu, 25 Oktober 2026 16:22 WIB
Lomba Grafiti di Cangkringan Jadi Wadah Kreativitas Pemuda Sleman

Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Kemitraan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Riyang Sutrisman (berbaju kuning), menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba grafiti di Dusun Bronggang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Sabtu (24/10/2026) malam./ Ist

SLEMAN—Lomba grafiti dan mural digelar di Dusun Bronggang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, untuk mewadahi kreativitas seni generasi muda. Selain menjadi ruang ekspresi, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran pemuda terhadap potensi bencana Gunung Merapi.

Ketua Pelaksana, Megi Matori, mengatakan kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan perdana yang digagasnya setelah sekitar 10 tahun tidak mengikuti kegiatan serupa. Lomba ini berangkat dari keinginannya menyediakan ruang apresiasi bagi seniman grafiti muda di Sleman.

“Teman-teman di Sleman sepertinya belum memiliki wadah dan apresiasi. Makanya saya ingin membuat lomba ini agar mereka termotivasi untuk berkarya,” kata Megi, Sabtu (24/10/2026).

Menurutnya, antusiasme peserta melampaui perkiraan panitia. Sebanyak 30 pemuda ber-KTP Sleman mendaftar untuk mengikuti lomba tersebut. Namun, panitia harus melakukan kurasi karena keterbatasan bidang tembok yang tersedia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 peserta terpilih untuk mengikuti perlombaan. Megi berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar tahun depan dengan skala lebih besar apabila mendapatkan respons positif.

Lomba grafiti dan mural kali ini mengangkat tema Merapi dan Sleman. Tema tersebut dipilih untuk mengenang erupsi Gunung Merapi pada 2010 yang menimbulkan korban jiwa sekaligus mengajak generasi muda memahami kehidupan masyarakat yang berdampingan dengan gunung api aktif.

Selain menjadi ajang kreativitas seni, kegiatan tersebut juga menghadirkan edukasi mitigasi bencana melalui kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Panitia turut memperkenalkan ruang memorial yang menyimpan sejumlah barang terdampak erupsi Merapi, seperti sepeda motor dan peralatan rumah tangga yang terbakar.

Keberadaan ruang memorial tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami dampak bencana sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesiapsiagaan.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Kemitraan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman, Riyang Sutrisman, mengatakan lomba grafiti merupakan bagian dari upaya pembinaan pemuda melalui kegiatan seni yang positif dan produktif.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat mengarahkan kreativitas generasi muda ke ruang ekspresi yang legal sekaligus mencegah aksi vandalisme di fasilitas umum.

“Lomba juga diharapkan menjadi sarana untuk mengidentifikasi dan membina seniman muda agar memiliki peluang berkembang dalam industri ekonomi kreatif,” katanya.

Riyang berharap karya grafiti dan mural ke depan dapat menghiasi berbagai ruang publik, fasilitas kepemudaan, hingga destinasi wisata di Kabupaten Sleman.

Dengan demikian, kreativitas pemuda tidak hanya menghasilkan karya visual yang menarik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi media penyampaian pesan sosial kepada masyarakat.

Dia menambahkan, pemilihan tema yang berkaitan dengan edukasi kebencanaan dan kepedulian lingkungan diharapkan dapat meningkatkan kepekaan generasi muda terhadap berbagai persoalan di sekitarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Dispora Sleman berupaya mendorong terciptanya ruang ekspresi yang aman dan positif bagi pemuda, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki serta kebanggaan terhadap daerahnya.

Kegiatan seni seperti lomba grafiti dan mural juga diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan potensi pemuda, memperkuat jejaring antarseniman, serta membuka peluang bagi tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif baru di Sleman. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online