Hadiri Milad IGRA Klaten, Plt Bupati Apresiasi Pengabdian Guru RA dan BA
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengapresiasi pengabdian IGRA selama 24 tahun dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai agama
Petugas kesehatan RS Saras Adyatma Bantul saat melakukan pemeriksaan medis kepada jemaah calon haji pada Rabu (4/11/2026)./ Harian Jogja - Yosef Leon
BANTUL—Rumah Sakit Saras Adyatma Bantul mulai melayani pemeriksaan kesehatan penunjang bagi calon jemaah haji Kabupaten Bantul untuk keberangkatan 2027. Pemeriksaan meliputi laboratorium, radiologi, hingga rekam jantung atau elektrokardiogram (EKG) guna memastikan kesiapan kesehatan jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan RS Saras Adyatma Bantul, Veronika Agniwidhiana, mengatakan pelayanan pemeriksaan kesehatan tersebut telah dimulai pada awal November 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga Desember mendatang. Calon jemaah yang akan menjalani pemeriksaan dikoordinasikan oleh puskesmas masing-masing untuk selanjutnya mendapatkan pelayanan di rumah sakit.
"Pelaksanaannya dijadwalkan secara bertahap. Kami berkoordinasi dengan puskesmas untuk mengetahui jumlah calon jemaah yang harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit," kata Veronika, Rabu (4/11/2026).
Dia mencontohkan, calon jemaah haji dari Puskesmas Bambanglipuro dijadwalkan menjalani pemeriksaan mulai Rabu hingga Sabtu. Pelayanan dibagi dalam beberapa gelombang untuk menghindari penumpukan pasien. Hal ini dilakukan karena rumah sakit juga tetap melayani pasien dari poliklinik lainnya secara reguler.
Selain Bambanglipuro, sejumlah puskesmas lain di wilayah selatan Bantul juga masuk dalam koordinasi pelayanan, di antaranya Puskesmas Kretek dan Pundong. Jumlah calon jemaah yang diperiksa disesuaikan dengan data dan jadwal dari masing-masing puskesmas.
"Pemeriksaan penunjang yang dilakukan di tempat kami meliputi pemeriksaan EKG atau rekam jantung jika calon jemaah belum menjalani pemeriksaan tersebut di puskesmas masing-masing," jelasnya.
Sementara itu, pemeriksaan laboratorium meliputi pengecekan gula darah, kimia darah, darah rutin, dan urine rutin. Khusus bagi perempuan usia subur, pemeriksaan juga dapat dilengkapi dengan tes kehamilan. Adapun pemeriksaan radiologi dilakukan melalui rontgen dada.
"Untuk jemaah yang lanjut usia (lansia), tahapan dan pemeriksaannya sama dengan calon jemaah lainnya," kata Veronika.
Hasil pemeriksaan nantinya dimasukkan ke dalam aplikasi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes). Data tersebut dapat diakses dan dipadukan dengan hasil pemeriksaan yang dimiliki puskesmas.
Apabila ditemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, calon jemaah akan dirujuk ke rumah sakit umum daerah (RSUD) atau fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) tingkat lanjutan.
"Untuk kami di sini fokus pada pemeriksaan penunjangnya, yakni laboratorium dan radiologi. Kalau memang ada penyakit yang membutuhkan penanganan tingkat lanjut, nanti dirujuk ke fasyankes lain," ujarnya.
Pelayanan pemeriksaan kesehatan penunjang tersebut direncanakan berlangsung hingga Desember 2026, menyesuaikan tahapan pemeriksaan calon jemaah haji menjelang keberangkatan 2027. Melalui persiapan kesehatan yang optimal, diharapkan para jemaah dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengapresiasi pengabdian IGRA selama 24 tahun dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai agama
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Sebanyak 78 titik blankspot internet ditemukan di Gunungkidul. Diskominfo menyiapkan perluasan jaringan telekomunikasi pada 2028.
Dinsos Bantul mencatat 64.059 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dibiayai APBN dinonaktifkan hingga Oktober 2026. Pemkab siapkan anggaran Rp60 miliar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus menggaungkan kampanye Wajib Belajar 13 Tahun. Berbagai kegiatan dilakukan untuk menyosialisasikan program tersebut.
Abdul El-Sayed memenangkan pemilihan Senat Michigan dan mencetak sejarah sebagai senator Muslim pertama di Amerika Serikat.