Hadiri Milad IGRA Klaten, Plt Bupati Apresiasi Pengabdian Guru RA dan BA
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengapresiasi pengabdian IGRA selama 24 tahun dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai agama
Pj Sekda Klaten, Jaka Purwanto, saat membuka diseminasi bertajuk Implementasi Wajib Belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/TK) 1 Tahun Pra-Sekolah di Gedung Wanita Klaten, Jumat (30/10/2026). (Dokumentasi Diskominfo Klaten)
KLATEN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus menggaungkan kampanye Wajib Belajar 13 Tahun. Berbagai kegiatan dilakukan untuk menyosialisasikan program tersebut, mulai dari diseminasi hingga lomba video kampanye wajib belajar.
Diseminasi bertajuk Implementasi Wajib Belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/TK) 1 Tahun Pra-Sekolah digelar di Gedung Wanita Klaten, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba video kampanye Wajib Belajar 13 Tahun.
Acara itu dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Klaten, Jaka Purwanto, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Agus Setyawan Prasetyoko, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Klaten.
Dalam sambutannya, Jaka menyampaikan pentingnya implementasi wajib belajar PAUD selama satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar. Melalui layanan PAUD yang berkualitas, Pemkab Klaten berharap setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai potensi dan tahap perkembangannya.
"Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan komitmen dan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, orang tua, masyarakat, dan Bunda PAUD. Semuanya harus berjalan seiringan,” kata Jaka dalam keterangan tertulis Diskominfo Klaten.
Pada kesempatan tersebut, Jaka menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba video kampanye. Untuk kategori tingkat kecamatan, Juara I diraih Kecamatan Gantiwarno, Juara II Kecamatan Klaten Utara, dan Juara III Kecamatan Cawas. Sementara itu, juara favorit diraih Kecamatan Wedi.
Adapun kategori tingkat desa, Juara I diraih Desa Duwet, Kecamatan Wonosari; Juara II Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko; dan Juara III Desa Kwaren, Kecamatan Ngawen. Sementara itu, juara favorit diraih Desa Mlese, Kecamatan Ceper.
Bunda PAUD Desa Duwet, Erna Yuli Hastuti, mengaku tidak menyangka desanya berhasil meraih Juara I Lomba Kampanye Wajib Belajar PAUD 1 Tahun Pra-Sekolah tingkat desa.
“Harapan saya ke depan dengan adanya lomba ini memacu Bunda PAUD di desa, tidak hanya semangat ngonten, tetapi juga semangat menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat setempat agar bisa mengajak putra-putrinya mendaftar di PAUD. Harapannya, hal ini dapat menumbuhkan generasi bangsa yang berprestasi dan membanggakan,” kata Erna.
Erna menjelaskan, video kampanye yang dibuat mengangkat tema pentingnya meningkatkan kesadaran orang tua terhadap peran mereka dalam mendidik anak. Pesan tersebut secara khusus menyoroti upaya mengurangi penggunaan gawai pada anak serta mendorong orang tua menyekolahkan anak di PAUD.
“Harapannya supaya orang tua itu terpacu biar anak-anaknya tidak main HP saja. Kami juga memberi edukasi bahwa PAUD bukan hanya tempat bermain, tetapi bisa menyalurkan bakat dan minat melalui bermain, tetapi juga belajar,” ungkapnya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengapresiasi pengabdian IGRA selama 24 tahun dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai agama
Pemda DIY menyiapkan revisi tarif pajak dan retribusi daerah. Penyesuaian PKB hingga sewa fasilitas publik akan mempertimbangkan daya beli warga.
Indonesia menawarkan lima produk wisata unggulan di WTM London 2026 untuk menarik wisatawan Eropa dan memperkuat pasar pariwisata premium.
Pansus DPRD Kota Jogja meminta RIPPARDA 2026–2045 memperkuat keselamatan wisatawan, mitigasi bencana, dan layanan wisata kesehatan.
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Sebanyak 78 titik blankspot internet ditemukan di Gunungkidul. Diskominfo menyiapkan perluasan jaringan telekomunikasi pada 2028.