Bank Jateng Apresiasi Nasabah, Perkuat Ekonomi Jawa Tengah
Bank Jateng tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana, tetapi juga sebagai Bank Pembangunan Daerah
Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Ngampilan mendorong perempuan tangguh bencana melalui Pengajian Ramadan 1447 H yang memadukan penguatan spiritual dan kesiapsiagaan menghadapi risiko lingkungan. Kegiatan ini digelar di Aula SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta, Minggu, (1/3/2026), melibatkan unsur organisasi hingga pelaku UMKM binaan. - ist
Harianjogja.om, JOGJA—Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Ngampilan mendorong perempuan tangguh bencana melalui Pengajian Ramadan 1447 H yang memadukan penguatan spiritual dan kesiapsiagaan menghadapi risiko lingkungan.
Kegiatan ini digelar di Aula SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta, Minggu, (1/3/2026), melibatkan unsur organisasi hingga pelaku UMKM binaan.
Pengajian Ramadan tersebut menjadi ruang konsolidasi bagi Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Cabang Ngampilan, Badan Pembantu Pimpinan (BPP), serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah islamiah sekaligus memperkuat peran perempuan berkemajuan dalam kehidupan sosial masyarakat.
Dalam sesi materi utama, Lailatis Syarifah, Lc., M.A. dari Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menekankan pentingnya menjalankan shalat sesuai tuntunan Rasulullah sebagai fondasi ketenangan batin dan pembentukan karakter muslimah. Ia menilai ketepatan ibadah bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi pilar utama dalam membangun ketahanan keluarga religius yang kuat.
Selain aspek spiritual, materi mitigasi bencana menjadi perhatian penting mengingat kondisi geografis Yogyakarta yang memiliki tingkat kerentanan terhadap berbagai potensi bencana alam. Edukasi kesiapsiagaan dinilai perlu dimiliki perempuan sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga dan komunitas.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, H. Budi Setiawan, S.T., mengingatkan bahwa peran ibu dalam mitigasi bencana di tingkat rumah tangga sangat krusial. Perempuan ‘Aisyiyah diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai agar mampu bertindak cepat dan tepat saat kondisi darurat terjadi sehingga tercipta masyarakat yang benar-benar tangguh bencana.
Ketua PCA Ngampilan, Siti Bari’ah, menambahkan bahwa kualitas ibadah shalat yang benar semestinya mampu melahirkan kepedulian sosial tinggi, termasuk kesadaran menjaga keselamatan anggota keluarga dari berbagai risiko bencana di lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk dukungan ekonomi nyata, panitia juga menyediakan voucher belanja bagi 100 peserta yang hadir untuk digunakan pada gerai UMKM binaan dari tujuh PRA di wilayah Ngampilan. Program ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan sekaligus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Melalui integrasi penguatan ibadah, edukasi perempuan tangguh bencana, serta pemberdayaan UMKM, PCA Ngampilan berupaya terus responsif terhadap dinamika sosial di Kota Jogja, sekaligus memperkokoh posisi perempuan sebagai pilar utama ketahanan keluarga dan komunitas di tengah tantangan lingkungan yang terus berkembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Jateng tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana, tetapi juga sebagai Bank Pembangunan Daerah
Riset metabolit psoriasis kulit kepala dimulai di Jogja. Paragon dan Corpora Science menargetkan terapi yang lebih efektif bagi pasien Indonesia.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan perekaman SPG GIIAS tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi melanggar sejumlah undang-undang.
Hasto Kristiyanto menegaskan Hari ASI Sedunia menjadi gerakan membangun peradaban. PDIP juga menyoroti pentingnya ASI untuk mencegah stunting.
Anggota DPRD Bantul Herry Fahamsyah mendukung pembahasan RUU LGBTQ agar ada kepastian hukum dan dasar pengaturan yang jelas.
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada surpres pergantian Kapolri. DPR juga membantah kabar tersebut dan meminta publik tak terpengaruh isu.