Film Istimewa Gelar Special Screening, KOL dan Penonton Saksikan Awal
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
Istimewa
NUSAKAMBANGAN- PT PLN (Persero) kembali bersinergi bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) Republik Indonesia melalui program pemberdayaan masyarakat sambut Hari Pelanggan Nasional 2025.
Hal ini diwujudkan dengan program kemitraan PLN Peduli dengan Lapas Nusakambangan berupa bantuan fasilitas pengelolaan Fly Ash & Bottom Ash (FABA) untuk warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Bantuan tersebut meliputi seperangkat instalasi pengolahan FABA yaitu bangunan, instalasi, mesin press batako dan mesin press paving.
BACA JUGA: Kapasitas Baterai iPhone 17 Bocor
Melalui bantuan tersebut sebanyak 142 orang tenaga kerja dengan 30 orang ahli terampil yang akan menggerakkan fasilitas ini, keseluruhannya merupakan warga binaan Lapas Nusakambangan. Diperkirakan total sebanyak 2 juta pcs paving dan 1 juta pcs batako dapat diproduksi selama setahun dengan omzet mencapai 5,4 Milliar per tahun.
Program ini menjadi langkah penting dalam membekali warga binaan agar lebih berdaya dan mandiri, sebagai persiapan kembali ke masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Menteri IMIPAS didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Direktur Retail & Niaga PLN, Adi Priyanto, Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi berkesempatan melakukan peninjauan fasilitas FABA di Nusakambangan pada Selasa (9/9).
Menteri IMIPAS, Agus Andrianto menyampaikan rasa syukurnya mengenai kegiatan yang telah diinisiasi oleh lembaga yang dipimpinnya bersama PLN sejak tahun 2024.
"Kami atas nama Kementerian IMIPAS mengucapkan terima kasih kepada PLN, atas kontribusi ini semoga warga binaan makin berdaya dan kita harapkan dapat terus berkolaborasi", jelas Agus.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam sambutannya menyampaikan dukungannya untuk program yang digagas Kementerian IMIPAS ini.
"Kami coba membangun rantai pasok end to end untuk produk FABA ini, kami terinspirasi dari diskusi dengan Bapak Menteri IMIPAS untuk membangun instalasi FABA ini bagi warga binaan. Saat ini masih etape awal program, ke depan akan terus kita kembangkan dan terus bersinergi bersama", jelas Darmawan.
Selain menghasilkan produk yang bermanfaat berupa paving persegi panjang, paving hexagonal, batako, rosster, buis beton D30 dan D50, instalasi pengolahan FABA Nusakambangan ini diperkirakan memiliki potensi penurunan emisi sebesar 1.598 ton CO2e per tahun.
Potensi penurunan emisi ini disebabkan dengan mengganti sebagian atau seluruh semen dengan bahan geopolimer yang berasal dari FABA, sehingga emisi karbon dari produksi semen dapat berkurang hingga 44%. Selain itu, pemanfaatan FABA sebagai bahan baku industri dan infrastruktur juga dapat mengurangi timbunan limbah, menciptakan lapangan kerja baru, dan menghasilkan produk yang lebih ramah lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
Gempa Flores M 7,7 memicu longsor di sejumlah ruas jalan nasional di NTT. Menteri PU Dody Hanggodo langsung terbang ke lokasi untuk memastikan penanganan.
Daftar 7 aplikasi nonton film populer, mulai Netflix, Disney+, Prime Video, Vidio, Viu, MAX, hingga WeTV.
iPhone 18 dirumorkan membawa RAM 12GB dan Dynamic Island lebih kecil, dua fitur yang selama ini identik dengan model Pro.
Lionel Messi disebut belum sepenuhnya pulih setelah ayahnya meninggal dunia. Inter Miami memilih memberi ruang dan dukungan untuk sang bintang.
Lisa BLACKPINK menyampaikan permintaan maaf kepada BLINK setelah kontroversi perayaan 10 tahun debut BLACKPINK memicu kekecewaan penggemar.