HUT ke-81 RI, OJK DIY Tekankan Peran Sektor Keuangan Dorong Kemakmuran
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi industri keuangan di DIY untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mewujudkan
Para mitra driver Gojek menyimak materi tentang P3K yang disampaikan saat pelatihan. - ist
JAKARTA—Sebagai seorang pekerja outdoor yang lebih banyak menghabiskan waktunya di jalan raya, keselamatan menjadi hal penting bagi para driver ojek online. Atas dasar itulah, kemampuan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) menjadi hal penting yang harus mereka kuasai.
Atas dasar itulah Gojek Bandung berkolaborasi dengan EIGER Adventure memberikan pelatihan P3K kepada ratusan mitra driver-nya. Tak hanya ilmu, dalam kegiatan itu, para driver juga mendapatkan tas P3K EIGER berisi perlengkapan P3K lengkap seperti perban, plester, gunting, dan alat lain.
Head of Corporate Affairs Gojek Regional Central & West Java, Guntur Arbiansyah, mengatakan mitra driver kerap menjadi pihak pertama yang hadir saat terjadi insiden atau kecelakaan di jalan.
Dengan jiwa sosial yang tinggi, mereka berperan lebih dari sekadar penyedia layanan transportasi. “Lewat pelatihan dan distribusi tas P3K dari EIGER ini, kami ingin memperkuat mitra sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan dan memberi pertolongan pertama,” ujar Guntur.
Dalam pelatihan itu, para mitra driver Gojek mendapatkan materi praktis dari para expert, mulai dari soal penanganan luka ringan, penanganan kondisi pingsan, hingga respons awal dalam kondisi darurat sebelum mendapat pertolongan medis lanjutan.
Melalui kolaborasi ini, kata dia, Gojek menegaskan komitmennya sebagai platform yang tak hanya mendukung aktivitas harian masyarakat, tetapi juga berkontribusi lebih luas dengan membekali mitra agar siap menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan di jalan.
Guntur menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Tiga Komitmen Berkelanjutan Gojek, khususnya pada pilar Melindungi Mitra.
“Keselamatan adalah fondasi penting dalam bekerja. Karena itu Gojek membekali mitra dengan pelatihan aman berkendara, pelatihan antikekerasan di ruang publik, serta pelatihan P3K. Kami juga menghadirkan fitur- fitur keselamatan Gojek seperti fitur Bagikan Perjalanan, serta tombol darurat yang terhubung langsung dengan tim Satgas Gojek serta ambulans Gojek di beberapa kota tertentu,” kata Guntur.
Selain itu, imbuh dia, Gojek juga memberikan perlindungan tambahan melalui asuransi perjalanan dan kemudahan akses BPJS bagi mitra.
BACA JUGA: Bulog Yogyakarta Perkuat Cadangan Beras Lewat Penyerapan Gabah Petani
100 Tas P3K
Sementara itu, Brand Communication Strategic EIGER, Mohammad Zakiy Zulkarnaen mengatakan kolaborasi antara EIGER dan Gojek diharapkan bisa membuat para driver Gojek makin merasa aman di jalan, lebih percaya diri, dan lebih siap jika berada dalam kondisi darurat.
“Setiap hari driver Gojek ini sangat dekat kaitannya dengan berbagai kebutuhan dan urusan kita. Kami berharap, kolaborasi ini bikin mereka lebih siap, lebih tenang, dan makin sigap saat menghadapi situasi darurat di perjalanan,” kata Zakiy.
Dia menjelaskan total ada sebanyak 100 tas yang disiapkan EIGER untuk para mitra driver Gojek di Kota Bandung. “Kami ingin mitra merasa aman dan terlindungi, sekaligus mampu memberi dampak sosial positif di jalanan. Kami percaya, kehadiran mereka akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Bandung.” (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi industri keuangan di DIY untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mewujudkan
Ancaman boikot Piala Dunia U20 Wanita mengguncang sepak bola dunia. Di baliknya, kritik tajam terhadap tata kelola FIFA dan ketimpangan gender. Bisakah ini jadi
Pangsa pasar mobil Tiongkok di Indonesia melonjak dari 5,8% pada 2024 menjadi 17,4% pada 2026. BYD, Wuling, dan Chery memimpin pertumbuhan.
ASDP dan Pelni membuka layanan pengiriman bantuan gratis untuk korban gempa NTT. Logistik dikirim melalui jalur laut guna mempercepat distribusi.
Malaysia dan Singapura menghadapi misi berat lolos ke final Piala AFF 2026 setelah kalah pada leg pertama semifinal dari Vietnam dan Thailand.
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan alasan kelereng dan karet loncat masuk dalam goodie bag HUT ke-81 Kemerdekaan RI.