Penyatuan Potensi Jadi Tantangan Jogja Smart Province
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
PT Geo Santara Indo serahkan Corporate Social Responsibility (CSR) ke Rumah Singgah Pasien Anak (RSPA) Buah Hati 2 di Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Rabu (23/10/2025)./Harian Jogja- Andreas Yuda Pramono
SLEMAN—Rumah Singgah Pasien Anak (RSPA) Buah Hati 2 terus berkomitmen mendampingi anak pengidap kanker dan kelainan darah hingga sembuh. Dalam mewujudkan komitmen itu, RSPA berkolaborasi dengan PT Geo Santara Indo lewat program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility - CSR).
Pendiri RSPA Buah Hati 2, Erni Cahyana, mengatakan rumah singgah tersebut telah berdiri selama sepuluh tahun. Selama itu, ia telah menerima lebih dari 400 anak yang mayoritas berasal dari luar daerah yang sedang menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito.
Komitmen yang muncul dari Erni untuk ikut merawat anak pengidap kanker dan kelainan darah ternyata tidak muncul begitu saja. Ia bercerita bagaimana dirinya mengalami pergolakan batin ketika melihat bangsal anak khusus kanker di sebuah rumah sakit di Kota Semarang.
Pada 2014, ia kemudian menjalin relasi dengan komunitas yang bergerak di bidang kanker anak bernama Family Supporting Group Tunas Bangsa. Menjadi relawan, ia bertemu banyak orang tua yang memiliki anak pengidap kanker.
"Mereka mengalami kesulitan penginapan. Akhirnya saya membuat rumah singgah untuk membantu mereka beristirahat sambil menunggu jadwal pengobatan," kata Erni ditemui di RSPA Buah Hati 2, Rabu (23/10/2025).
Barulah pada 2015, ia mendirikan RSPA Buah Hati 2 di daerah Jombor. Setelah tiga tahun, rumah singgah itu pindah ke Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, hingga saat ini.
Menurut dia, banyak anak yang akhirnya bebas pengobatan atau sembuh dari penyakit mereka. Hal ini menjadi pengalaman bahagia bagi Erni dan orang tua. Tidak ada kendala berarti yang ia alami selama mendampingi anak dan orang tuanya.
"Paling hanya biaya, soalnya rumah singgah ini juga mengontrak. Makanya ketika ada program CSR seperti ini, kami sangat terbantu," katanya.
Direktur PT Geo Santara Indo, Yoseph Galih Gunawan, memiliki keinginan untuk memperluas program CSR tersebut, sehingga banyak masyarakat merasakan manfaat yang sama. Masyarakat bisa juga mengajukan permohonan CSR lewat surel (e-mail).
Oleh sebab itu, program CSR akan terus dilakukan. Ke depan, Geosantara akan mencoba untuk menyasar langsung masyarakat yang memiliki persoalan lingkungan. Setiap pemberian CSR, Geosantara lebih dulu menggelar survei agar tepat sasaran.
Tidak berhenti pada pemberian saja, Yoseph mengaku pihaknya terus mendampingi penerima manfaat.
"Kami ingin dampak program CSR bisa lebih luas. Setiap bulan kami juga harus menyalurkan CSR," kata Galih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.