Imigrasi YIA Gagalkan Keberangkatan Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Suasana bedah buku berjudul Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Anak sejak Dini di Balai Padukuhan Ledoksari, Kepek, Wonosari, Kamis (26/2/2026). - Harian Jogja/David Kurniawan
GUNUNGKIDUL—Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik mendorong masyarakat untuk menumbuhkan jiwa enterpreuner sejak dini. Hal ini ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam bedah buku di Balai Perdukuhan Ledoksari, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Kamis (26/2/2025).
Menurut dia, dengan memiliki jiwa entrepreneur seseorang bisa meningkatkan pendapatan sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan bisa diwujudkan. “Bagi yang ingin meningkatkan pendapatan, harus berusaha agar bisa mendapatkan untuk yang lebih,” kata Gus Im, sapaan akrabnya, Kamis siang.
Di sisi lain, ia juga mendorong kepada peserta bedah buku untuk bijak dalam mengelola keuangan. Jangan sampai, jumlah pengeluaran yang dimiliki lebih besar ketimbang pendapatannya. “Kalau pengeluarannya lebih besar harus ditutup dengan cara meningkatkan pendapatan dimiliki,” katanya.
Guna menambah pendapatan bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama bisa dilakukan dengan cara lewat berusaha. Adapun berikutnya, dapat dilakukan dengan berutang. “Lebih baik dengan cara lewat berusaha. Ini sejalan tema bedah buku yang dilaksanakan berjudul Menumbuhkan Jiwa Enterpreneur Anak sejak Dini,” ungkap politikus PKS tersebut.
Pustakawan Ahli Madya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Muhammad Hadi Pranoto, mengatakan kegiatan bedah buku merupakan upaya dari Pemda DIY untuk meningkatkan minat dan daya baca di masyarakat. Adapun pelaksanaannya tersebar di kabupaten dan kota di DIY.
Menurut dia, upaya meningkatkan literasi di masyarakat bukan tanpa alasan. Pasalnya, tren saat sekarang lebih dominan memegang gawai untuk browsing video ketimbang dipergunakan untuk membaca. “Padahal kami punya perpusatakaan digital yang bisa diakses dengan mudah. Makanya, kami bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar program bedah buku untuk meningkatkan gemar membaca di masyarakat,” katanya.
Hadi menambahkan, kegiatan gemar membaca tidak hanya untuk meningkatkan budaya literasi. Pasalnya, kegiatan ini juga dapat meningkatkan pengetahuan dan menambah wawasan bagi pembacanya. “Kami juga memiliki koleksi buku yang banyak. Selain itu, juga siap menerima kunjungan wisata literasi bagi masyarakat bagi yang berminat,” katanya.
Salah seorang peserta bedah buku, Sri Windarti mengaku senang dengan pelaksanaan bedah buku yang diselenggarakan di Balai Padukuhan Ledoksari.
Sebagai seorang tenaga pengajar, buku yang dibedah tidak hanya untuk menambah wawasan dan pengetahuan, tapi ilmu diperoleh bisa diajakan kepada anak didik di sekolah. “Sangat bermanfaat karena banyak yang diajarkan, khususnya menyangkut tentang seluk beluk enterpreuner,” katanya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.