Kembangkan Wellness Tourism, RS JIH Yogyakarta Raih JBBA 2026
Rumah Sakit JIH Yogyakarta berhasil meraih apresiasi kategori Rumah Sakit Pelopor Wellness Tourism dalam ajang Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo berfoto bersama perwakilan CSR saat seremonial penyerahan program Bedah Rumah di Kelurahan Ngampilan, Kemantren Ngampilan, pada Minggu (7/6/2026). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menunjukkan langkah nyata dalam membantu masyarakat dengan membedah 30 rumah tidak layak huni (RTLH) hanya dalam waktu satu bulan. Menariknya, program ini tidak menggunakan dana APBD maupun APBN, melainkan sepenuhnya mengandalkan gotong royong warga dan dukungan corporate social responsibility (CSR).
Program ini digulirkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-79 Pemkot Jogja dan langsung memberikan dampak signifikan. Bahkan dalam waktu sepekan sejak digerakkan, sudah ada kontribusi untuk pembenahan 22 rumah dari partisipasi masyarakat dan kalangan pengusaha.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyebut capaian tersebut sebagai bukti kuat bahwa kolaborasi masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata. “Baru seminggu digerakkan, sudah ada 22 rumah yang dibantu. Ini luar biasa. Total 30 rumah bisa selesai dalam sebulan tanpa APBD dan APBN,” ujarnya saat penyerahan program di Kelurahan Ngampilan, Minggu (7/6/2026).
Menurut Hasto, momentum hari jadi pemerintah daerah seharusnya diisi dengan kegiatan yang berdampak langsung, bukan sekadar seremoni. Program bedah rumah dipilih karena mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama mereka yang tinggal di hunian dengan kondisi memprihatinkan.
Ia mengungkapkan, masih banyak warga yang hidup di rumah dengan kondisi tidak sehat dan berisiko. Bahkan, ada rumah yang dinilai lebih aman ditinggalkan dibanding ditempati.
Inovasi juga dilakukan dalam program ini dengan memanfaatkan sampah sebagai bahan bangunan. Material seperti genteng dan sebagian dinding dibuat dari olahan limbah plastik, termasuk tutup botol dan kemasan sachet yang diolah menjadi ecobrick.
Di tingkat kelurahan, peran Tuwanggana menjadi kunci keberhasilan program. Mereka bertugas mengidentifikasi rumah tidak layak huni berdasarkan kondisi fisik dan ekonomi warga, kemudian mengusulkannya untuk mendapatkan bantuan.
Perwakilan Tuwanggana Ngampilan, Edy Haryono, menjelaskan bahwa proses di lapangan sepenuhnya dikelola oleh masyarakat, termasuk pengelolaan dana CSR hingga pelaksanaan pembangunan.
Salah satu penerima manfaat, Sri Ponowati, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Sebelumnya, kondisi rumahnya nyaris roboh dengan atap rusak dan dinding lapuk. Kini, rumah tersebut telah berubah menjadi hunian yang layak dan nyaman.
Program ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta mampu menghadirkan perubahan cepat dan berdampak langsung, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat Jogja. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah Sakit JIH Yogyakarta berhasil meraih apresiasi kategori Rumah Sakit Pelopor Wellness Tourism dalam ajang Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA reguler dan Xpress untuk Selasa 21 Juli 2026. Tersedia layanan dari Tugu Jogja menuju YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 21 Juli 2026 tersedia dari pukul 05.00 WIB hingga 20.42 WIB dengan tarif Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya ber-TKDN dengan capaian tertinggi lebih dari 62 persen.
Basarnas memperluas area pencarian 18 korban KM Nurul Salsa hingga 1.980 mil laut dengan dukungan alutsista laut dan udara pada hari keenam operasi SAR.