Hari Jadi Ke-81, Jawa Tengah Bertabur Infrastruktur
Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
Petugas membagikan makanan dalam pelaksanaan Gerakan Mengonsumsi Protein (Gembrot) sebagai upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting.
JOGJA - Di bawah kepemimpinan Wali Kota Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Wawan Harmawan, Kota Yogyakarta mengejawantahkan semangat kemerdekaan melalui penataan permukiman kumuh di bantaran sungai, penertiban kabel udara yang semrawut, hingga upaya membebaskan anak-anak dari ancaman stunting.
Tiga pilar tersebut menjadi agenda prioritas dalam menata wilayah perkotaan yang padat sekaligus membangun kualitas manusia yang berdaya saing.
Di sektor permukiman, Kota Yogyakarta konsisten mengakselerasi penataan kawasan bantaran tiga sungai utama, yakni Code, Winongo, dan Gajahwong. Melalui gerakan Mundur, Munggah, Madhep Kali (M3K), kawasan yang sebelumnya kumuh dan rawan luapan air bertransformasi menjadi ruang terbuka publik yang lebih tertata.
Rumah-rumah warga di sepanjang tepi sungai tidak lagi membelakangi aliran air, melainkan diarahkan menghadap sungai dengan jarak aman dari garis sempadan sungai (GSS). Penataan tersebut sekaligus membuka jalan inspeksi dan ruang hijau yang mempercantik ekosistem tepi sungai.
Sejalan dengan penataan bantaran sungai, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus digenjot. Kolaborasi antara alokasi anggaran daerah, bantuan swadaya, dan keterlibatan dunia usaha difokuskan pada perbaikan atap, lantai, dinding, serta penyediaan fasilitas sanitasi yang layak bagi keluarga prasejahtera.
Kemerdekaan ruang publik di Kota Yogyakarta juga diterjemahkan melalui penataan estetika kota. Bentangan kabel udara fiber optic yang berseliweran dan tidak teratur di berbagai ruas jalan utama kini ditertibkan secara bertahap.
Kota Yogyakarta mendorong percepatan migrasi kabel udara menuju saluran bawah tanah (ducting), khususnya di koridor strategis dan kawasan cagar budaya.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menekankan pentingnya penataan ruang udara agar sejalan dengan citra Kota Yogyakarta sebagai pusat kebudayaan dan pariwisata.
Di ranah sumber daya manusia, Kota Yogyakarta menaruh perhatian besar pada penanganan stunting sebagai bentuk investasi jangka panjang. Memanfaatkan kepakarannya di bidang kesehatan reproduksi dan tumbuh kembang anak, Hasto mendorong strategi pemantauan ketat sejak masa kehamilan hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Pemerintah Kota Yogyakarta memanfaatkan Tim Pendamping Keluarga yang secara rutin melaporkan perkembangan ibu hamil, bayi baru lahir, balita, hingga keluarga berisiko melalui grup WhatsApp. Data tersebut kemudian direkap ke dalam Sistem Informasi Keluarga.
“Intervensi gizi dilakukan secara langsung oleh kader. Mereka yang memastikan makanan bergizi benar-benar sampai kepada sasaran. Pendekatan seperti ini terbukti efektif menurunkan angka stunting,” ujar Hasto.
Pendekatan proaktif tersebut menempatkan penanganan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia di Kota Yogyakarta. Upaya ini diharapkan memastikan anak-anak tumbuh sehat dan siap mengisi kemerdekaan di masa depan.
Melalui integrasi penataan sungai M3K, bedah rumah, penertiban kabel udara, dan pengentasan stunting, Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat diisi dengan karya nyata yang berdampak langsung terhadap kenyamanan ruang dan kesejahteraan masyarakat.(Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
Pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara mulai 19 Agustus 2026 akibat kebakaran hutan. Simak aturan reschedule tiket bagi pendaki.
Seluruh puskesmas di Gunungkidul belum memiliki layanan kesehatan jiwa karena keterbatasan anggaran, padahal kasus bunuh diri telah mencapai 25 kasus.
Media Vietnam menyarankan Malaysia meniru strategi Singapura untuk mengejar ketertinggalan dari Vietnam pada semifinal Piala AFF 2026.
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores, NTT hingga Rabu (19/8/2026). Aktivitas seismik masih fluktuatif dan butuh waktu stabil.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.