Vita Ervina Ingatkan Ancaman Gagal Bayar BPJS Rp2 Triliun
Tingkatkan Layanan Masyarakat, Anggota DPR RI Vita Ervina Desak BPJS Tepat Waktu Bayar Klaim Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina./ Ist
JOGJA -Pernyataan Direktur Utama BPJS Kesehatan mengenai potensi gagal bayar pada Juli 2027 akibat defisit sekitar Rp2 triliun per bulan harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah.
"Informasi tersebut tidak boleh dipandang sebagai alarm yang menimbulkan kepanikan, tetapi sebagai dasar untuk segera mengambil langkah antisipatif agar pelayanan kesehatan masyarakat tetap terlindungi. Masyarakat meminta pemerintah segera menindaklanjuti kondisi ini dengan langkah-langkah konkret. Prioritas yang paling mendesak adalah memastikan kecukupan likuiditas agar pembayaran klaim kepada rumah sakit dan fasilitas kesehatan tetap berjalan tepat waktu. Jangan sampai rumah sakit mengalami keterlambatan pembayaran yang pada akhirnya berdampak pada mutu pelayanan dan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan," tegas Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina, Rabu (5/8/2026).
Vita Ervina menambahkan bahwa di saat yang sama, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Perbaikan harus diarahkan pada validasi data kepesertaan, penguatan dukungan bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), peningkatan kepatuhan pembayaran iuran bagi peserta yang mampu, penguatan pengawasan untuk mencegah potensi kecurangan (fraud), serta pengendalian biaya layanan kesehatan tanpa mengurangi kualitas pelayanan.
"Ke depan, pemerintah juga perlu memperkuat upaya promotif dan preventif agar beban pembiayaan penyakit dapat ditekan. Keberlanjutan JKN tidak dapat hanya mengandalkan penambahan penerimaan, tetapi juga harus didukung oleh tata kelola yang lebih efisien, akuntabel, dan berbasis data," ujar Alumni MM UGM Vita Ervina.
Komisi IX DPR RI akan mengawal langkah pemerintah dalam mencari solusi yang komprehensif.
"Yang harus dijaga bukan hanya kesehatan keuangan BPJS Kesehatan, tetapi juga kepastian bahwa masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan," pungkas Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Vita Ervina.
Profil Vita Ervina
Vita Ervina merupakan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia lahir di Jakarta pada 22 Oktober 1980. Terpilih sebagai Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI yang meliputi Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kota Magelang. Saat ini Vita menjabat sebagai anggota Komisi IX DPR RI. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tingkatkan Layanan Masyarakat, Anggota DPR RI Vita Ervina Desak BPJS Tepat Waktu Bayar Klaim Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan
Jadwal pendaftaran CPNS 2026 masih dinantikan. BKN ingatkan hoaks seleksi ASN. Simak estimasi timeline dan imbauan resmi di sini.
Generasi emas Singapura telah berlalu. Kini The Lions bangkit di bawah Gavin Lee. Indonesia harus waspada di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).
Studi Annals of Internal Medicine ungkap kurang tidur 1,5 jam sebabkan kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme. Ini cara memulihkannya.
Investigasi Reuters mengungkap dugaan penggunaan model AI OpenAI dan Anthropic untuk melatih sistem AI lokal yang dikembangkan institusi berafiliasi militer Chi
Jembatan Trisik di Kulonprogo resmi dibuka setelah penantian 15 tahun. Bus pariwisata kini bisa melintas, kunjungan wisata meningkat hingga 60 persen.