UKDW Latih Kusir Andong Berbahasa Inggris dan Kelola Limbah
UKDW Perkuat Layanan Andong Wisata Yogyakarta melalui Pelatihan Bahasa Inggris dan Inovasi Lingkungan
UKDW Latih Kusir Andong Berbahasa Inggris dan Kelola Limbah,/ Ist
YOGYAKARTA – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dan didukung Bank BPD DIY menggelar pelatihan bahasa Inggris bagi kusir Andong Wisata Yogyakarta pada 27–28 Agustus 2026. Kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi desain tampungan limbah kuda andong yang lebih ramah lingkungan.
Pelatihan diikuti 20 anggota Koperasi Jasa Andong Wisata Yogyakarta. Para peserta mendapatkan materi bahasa Inggris praktis untuk mendukung komunikasi dengan wisatawan mancanegara, mulai dari menyambut wisatawan, menawarkan harga, menyampaikan informasi rute perjalanan, menjelaskan destinasi wisata, hingga berinteraksi selama perjalanan.
Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UKDW sekaligus Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UKDW, Paulus Widiatmoko, mengatakan materi pelatihan dirancang agar dapat langsung diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.
“Materi pelatihan kami fokuskan pada komunikasi yang sederhana dan praktis sehingga dapat langsung digunakan oleh para kusir ketika melayani wisatawan mancanegara,” ujar Paulus.
Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Dani Istiarto, menyampaikan pentingnya kemampuan bahasa Inggris untuk mendukung pelayanan kepada wisatawan asing. Menurutnya, penguatan kemampuan komunikasi diperlukan agar kusir andong dapat memberikan informasi dan berinteraksi dengan penumpang asing secara lebih baik.
Selain itu, andong merupakan angkutan darat legal yang menjadi bagian dari karakter Yogyakarta sebagai daerah istimewa sekaligus destinasi wisata.
Untuk mendukung keberlanjutan pelatihan, tim UKDW juga membagikan modul dan video pelatihan kepada peserta. Materi tersebut dapat digunakan sebagai bahan latihan secara mandiri setelah kegiatan selesai.
Selain peningkatan kemampuan bahasa Inggris, kolaborasi ini turut memperkenalkan rancangan pengelolaan limbah kuda dari aktivitas andong. Tim Program Studi Desain Produk UKDW yang diketuai Marcellino A.M. menyosialisasikan rancangan tampungan limbah kuda yang dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan, wawancara, observasi, dan proses perancangan selama beberapa bulan.
Berdasarkan hasil analisis dan observasi, tim merancang wadah tunggal berkapasitas sekitar 40–60 liter untuk mengelola limbah padat dan cair. Rancangan tersebut menggunakan wire mesh untuk membantu memisahkan limbah agar tidak bercampur sekaligus memudahkan proses pembuangan.
Sementara itu, tleser limbah menggunakan bahan polyvinyl chloride (PVC) kedap air serta pengikat fleksibel agar tidak menghambat pergerakan kuda selama andong beroperasi.
Pengembangan rancangan tersebut berangkat dari permasalahan pengelolaan limbah kuda yang sebelumnya disampaikan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta. Dalam audiensi sebelumnya, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Hari Purwanto, menyampaikan sejumlah persoalan terkait pengelolaan limbah kuda sekaligus perlunya edukasi bagi para kusir andong untuk mendukung kebersihan kawasan Malioboro.
Melalui rancangan tersebut, tim pengabdian Desain Produk UKDW berupaya menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan operasional andong di lapangan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, lembaga keuangan, koperasi, dan pelaku wisata menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan wisata. Penguatan kompetensi sumber daya manusia dan pengembangan sarana yang mendukung kebersihan lingkungan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memperkuat andong sebagai bagian dari identitas dan daya tarik wisata Kota Yogyakarta. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW Perkuat Layanan Andong Wisata Yogyakarta melalui Pelatihan Bahasa Inggris dan Inovasi Lingkungan
Djokovic tersingkir di babak pertama US Open 2026 setelah kalah dari Mariano Navone. Kondisi fisik membuatnya gagal mempertahankan keunggulan.
Pasar tradisional Bantul menghadapi penurunan aktivitas. Pemkab menggerakkan ASN berbelanja setiap Jumat untuk menghidupkan ekonomi pasar.
Hutan lereng Merapi sisi selatan memiliki medan lebat dan terjal. Tim SAR mengimbau warga tidak masuk hutan seorang diri.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO atas amanah Presiden Prabowo Subianto. Ini tahapan pemilihannya.
Ondrej Rudzan membidik starting XI PSIM Jogja. Bek Republik Ceko itu siap bermain di posisi apa pun demi membantu tim meraih kemenangan.